-->
    |



Gubernur Maluku Utara Meresmikan Gedung Baru RS Dharma Ibu


Ternate- Yayasan Rumah Sakit Dharma Ibu yang terletak di Jl Mononutu Nomor 125 Kelurahan Muhajirin di resmikan oleh Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba Lc (22/10).

Turut hadir dalam peresmian yaitu Walikota Ternate, Sekda Kota Ternate, Kapolda, Wakapolda, Kapolres, Danrem 152 Babullah, Dinas Kesahatan Maluku utara, Dinas Kesehatan Kota Ternate, Perwakilan Kesultanan Ternate, Sr Margaret Deker dari Heerlen Netherland, Uskup Keuskupan Ambonia Mgr.Petrus Canisius Mandagi MSC, Veronica Amaan pemimpin umum Kongrogasi Yayasan, Dina Santo Yosep Manado, serta seluruh staf medis Rumah Sakit Dharma Ibu dan para undangan.

Sebelum dilaksanakannya prosesi peresmian terlebih dahulu dilakukan perayaan ekaristi dan dilanjutkan dengan pemberkatan gedung RS Dharma Ibu yang baru di pipimpin oleh Uskup Keuskupan Ambonia Mgr.Petrus Canisius Mandagi MCS.

Setelah acara ekaristi dan pemberkatan,  Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Khasuba Lc meresmikan berdirnya gedung baru RS Dharma Ibu yang kemudian di lanjutkan dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur, Walikota Ternate dan Uskuo Keuskupan Ambonia.

Gubernur Maluku Utara mengucapkan banyak terima kasih kepada RS Dharma ibu, menurutnya “ Dharma Ibu merupakan salah satu yayasan yang sudah 80 tahun memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. jadi kita harus berterima kasih kepada generasi kini yang mampu berbuat baik dalam memberikan pelayanan kesehatan.walaupun mendapat berbagai rintangan dalam realisasi program-program kesehatan, akan tetapi kita mampu dan dapat meresmikan salah satu fasilitas kesehatan utama untuk melayani masyarakat Maluku Utara. maka dengan  ucapan Tuhan memberkati kita semua maka saya resmikan RS Dharma Ibu ini semoga Tuhan senantiasa bersama kita”.
  
Ketua yayasan Dino Santo Yosep Manado Veronica Amaan mengatakan bahwa “awalnya RS Dharma Ibu ialah klinik pelayanan ibu dan anak yang berdiri pada tahun 1953 . Pendirian ini di latarbelakangi oleh isu akan pentingnya kesehatan ibu dan anak yang merupakan hal paling urgen. 

Seiring perkembangan jaman dan kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan maka klinik ini berkembang menjadi Rumah Sakit Bersalin Dharma Ibu dan kemudian sekarang menjadi Rumah Sakit Umum Dharma Ibu”

Dia juga menambahkan “ semboyan kami ialah melayani dengan kasih Allah. Rumah Sakit Dharma Ibu juga sudah membuat sistem layanan dengan mengedepankan keselamatan dan kasih kepada pasien. RSU Dharma Ibu merangkul semua masyarakat dari kelas bawah sampai atas. selama ini pelayanan rumah sakit Dharma Ibu tidak pernah memandang kelas walapun tidak memiliki biaya  akan tetap melayani"
  
RS Dharma Ibu sendiri rencananya akan beroperasi pada minggu ketiga bulan November. (Ima)

Komentar

Berita Terkini