|

Tanggapan Masyarakat Fogi Terkait Pembangunan Masjid Al-Ikhlas

Masjid Al-Iklas Desa Fogi
SANANA-Masyarakat Desa Fogi angkat bicara mengenai pembangunan Masjid Al-Ikhlas yang berada di lingkungan Rt. 01 Kecamatan Sanana Kabupaten Kepulaun Sula (Kepsul).

Ketua Panitia Masjid Al-Ikhlas sekaligus imam mesjid, Samsul Bahri Buamona, menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Al-Iklas dilakukan secara swadaya oleh masyarakat Desa Fogi sejak Tahun 2017 hingga 2019. Anggaran yang terkumpul dari masyarakat secara swadaya ini sebesar Rp. 222.756.000. Anggaran tersebut di gunakan mulai dari pembuatan fondasi sampai atap masjid.

Adapun panitia yang mengawal proses pembuatan masjid diantaranya, Samsul Bahri Buamona sebagai ketua panitia, sekretaris Habri Sanaba dan bendahara, Hi. Agung.

Samsul mengungkapkan, bahwa dalam proses pembuatan masjid, anggaran yang dikeluarkan untuk sewa tukang batu sebesar Rp. 30 juta dan tukang pembuatan lantai kuba dengan ukuran 4x4 meter sebesar Rp.17 juta

Sehingga, kata Samsul, mereka pernah mengusulkan proposal pada Tahun 2017 ke Pemerintah Daerah (Pemda) bahkan berulang kali, tetapi tidak mendapat respon dan kejelasan sama sekali.

"Baru sekarang kami mendapat bantuan dari Pemda tepatnya tahun 2019 ini. Dengan nilai anggaran sebesar Rp 200 juta. Itupun tanpa sepengetahuan panitia," pungkasnya.

Perlu di ketahui, Proyek Pembangunan Masjid Al Ikhlas Desa Fogi, dengan kode paket 1258715 serta nilai sebesar Rp 200 juta ini dimenangkan oleh CV. Permata Bersama dengan nilai HPS paket sebesar Rp. 199.947.904.

Penanggung jawab proyek, Jahir Yoisangaji, saat di konfirmasi Reportmalut.com, Sabtu (15/06) mengakui bahwa, pembangunan Masjid Al-Ikhlas baru mendapat bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019.

Namun, anggaran tersebut hanya untuk pembuatan teras masjid, karena sebelumnya Masjid Al-Ikhlas sudah di buat menggunakan anggaran yang di peroleh melalui swadaya masyarakat sejak tahun 2017. "Jadi, saat ini pekerjaan awal yaitu mendirikan 15 tiang teras, dan akan dilanjutkan dengan pembuatan terowongan, menutup, serta flur lantai teras." Ungkapnya

Sementara dalam amatan Reportmalut.com di lokasi masjid tidak terdapat papan proyek. Dan ketika di konfirmasi, menurut Jahir, sedang dalam pengerjaan.

"Mengenai papan proyek, saya juga sudah meminta kepada Kabid Perumahan dan Pemukiman untuk memberikan contoh papan proyek, sehingga nanti saya membuatnya," ujar Jahir.(KS).
Komentar

Berita Terkini