|

HPMS Desak Polres Kepsul Tuntaskan Kasus Jalan Waitinagoi-Wailoba


SANANA- Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Cabang Ternate mendesak Polres Kepulauan Sula (Kepsul) agar secepatnya menyelesaikan masalah proyek pembangunan jalan Waitinagoi-Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah. Karena sebelumnya, Polres telah memeriksa beberapa pihak terkait, salah satunya Kepala Dinas PUPR M. Lutfi dan PPK Isnain Masuku.

Sebelum dua orang ini diperiksa, Polres Kepul juga sudah memeriksa direktur PT. Amata Maha Karya Abraham untuk meminta keterangan.

HPMS sendiri memberikan apresiasi kepada Polres yang telah memiliki niat baik turun ke lokasi proyek untuk dapat melihatnya secara langsung. Namun, HPMS mendesak agar permasalahan ini segera di usut tuntas.

“Polres Kepsul harus segera menyelesaikan masalah ini. Sebab, Polres sendiri telah mengambil langkah karena telah memeriksa beberapa pihak terkait yang bersangkutan dengan proyek itu,” kata Ketua HPMS Cabang Ternate, Armin Soamole kepada wartawan, Senin (19/08).

Armin mengatakan, proyek yang ditangani oleh Abraham ini telah menghabiskan anggaran negara sebesar Rp. 11 miliar lebih. “Ini anggaran yang besar, maka dari itu harus ditindak. Karena kondisi jalan Waitinagoi-Wailoba ini sangat tidak sesuai dengan anggaran yang dihabiskan,” ucapnya.

Jadi, lanjutnya, harus ada titik terang dari Polres Kepsul terkait kasus yang sudah ditangani. Sebab, selain proyek jalan itu, ada beberapa proyek di Sula ini masih banyak bermasalah. Salah satunya mesjid Desa Pohea yang habiskan anggaran Rp. 4 miliar tetapi belum selesai hingga hari ini.

“Kami percaya Polres Kepsul bisa tangani proyek jalan di Kecamatan Tengah ini secara profesional dan mendapatkan titik terang,” ungkap Armin.(KS)
Komentar

Berita Terkini