Labuha, Reportmalut.com — Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Halmahera Selatan menggelar pertemuan strategis di Kantor OPD-KB Halmahera Selatan, Labuha, Selasa (22/7).
Pertemuan ini difokuskan untuk mengevaluasi capaian target seluruh Kelompok Kerja (Pokja) dan pelaksanaan program prioritas Quick Win tahun 2025.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, dr. Victor Palimbong, M.K.M., AIFO-K, menekankan pentingnya hasil nyata dari setiap capaian Pokja sebagai dasar penyusunan strategi ke depan. Utamanya, percepatan penurunan stunting, penguatan Kampung KB, serta implementasi program inovatif Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) dan lima program Quick Win.
“Capaian setiap Pokja harus menjadi pijakan dalam membangun strategi berikutnya. Fokus kita adalah hasil nyata di lapangan, terutama pada program-program quick win yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Dokter . Victor.
Selain itu, Dokter Vicktor juga menyoroti urgensi penguatan Program Bina Keluarga Lansia (BKL) sebagai bagian dari ketahanan keluarga. Program ini diarahkan untuk mewujudkan Lansia Sidaya—yakni lansia yang Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat (SMART).
"Melalui program BKL, diharapkan adanya peningkatan cakupan pemeriksaan kesehatan lansia, partisipasi dalam sekolah lansia, serta pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi lansia rentan atau yang mengalami gangguan kesehatan. Pendampingan ini mencakup aspek biologis, psikologis, sosial, dan spiritual." Tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan program, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan bagi Kampung KB berprestasi tingkat Kabupaten Halmahera Selatan.