![]() |
| dr. Victor mengukuhkan kepengurusan IPeKB Provinsi Maluku Utara sekaligus membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IPeKB. |
Sofifi, Reportmalut.com - Kobaran api unggun pada Kamis malam menjadi simbol penutupan Retreat Pengembangan Kompetensi ASN Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara. Namun bagi ratusan peserta, api itu bukanlah akhir. Ia adalah nyala baru, penanda dimulainya perjuangan menuju tahun 2026.
240 Penyuluh KB dari 10 Kabupaten/Kota Berkumpul di Sofifi
Sejak Senin, 24 November 2025, sekitar 240 Penyuluh KB mulai berdatangan ke Sofifi. Mereka datang dari berbagai penjuru Maluku Utara—Taliabu, Sula, Halmahera Selatan, hingga Morotai.
Perjalanan laut hingga 12 jam tidak mengendurkan semangat. Justru peserta dari daerah kepulauan itu menjadi yang paling awal tiba, menunjukkan dedikasi mereka pada profesi dan organisasi.
Retreat kali ini berbeda: seluruh peserta tidur di tenda dengan alas terpal, sebagai simulasi menghadapi tantangan para penyuluh di lapangan. Bahkan Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, dr. Victor Palimbong, M.K.M., AIFO-K, ikut tidur satu tenda bersama peserta, menegaskan makna kebersamaan dan kesetaraan dalam perjuangan.
Pengukuhan IPeKB dan Pembukaan Rakerda
Pada hari pertama, dr. Victor mengukuhkan kepengurusan IPeKB Provinsi Maluku Utara sekaligus membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IPeKB.
Ia menegaskan pentingnya peran IPeKB sebagai garda terdepan Program Bangga Kencana dan Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN. Dalam sambutan pembukaan malam retreat, ia mengapresiasi para peserta yang hadir dengan biaya mandiri.
“Semangat ini sejalan dengan capaian Quick Wins yang semuanya telah melampaui target, termasuk Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang sudah mencapai lebih dari 400 persen dan menempati posisi ketiga tertinggi di Indonesia,” ujar dr. Victor.
Fajar Sinergi di Tanah Sofifi
Hari kedua dimulai pukul 06.00 WIT dengan jalan sehat dan senam pagi. Ratusan ASN dan Penyuluh KB menyusuri ruas kota Sofifi, menandai komitmen kebersamaan menyongsong target baru Program Bangga Kencana.
Siang harinya, peserta mengikuti sesi Evaluasi Capaian Quick Wins BKKBN Maluku Utara untuk menelaah perkembangan program sepanjang 2025.
IPeKB Fun Night Game: Soliditas yang Menguatkan
Malam kedua diisi dengan IPeKB Fun Night Game, sesi interaktif untuk membangun soliditas, komunikasi, dan kerja tim.
Dr. Victor menekankan bahwa kegiatan ini penting menjaga motivasi para penyuluh:
“Penyuluh KB adalah ujung tombak Banggakencana. Melalui Fun Night Game ini, kami ingin mereka kembali ke daerah masing-masing dengan semangat dan energi penuh.”
Tawa dan sorak peserta menghiasi malam itu, menjadikannya salah satu momen paling berkesan sepanjang kegiatan retreat.
Hari Ketiga: Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan
Pagi hari dimulai dengan instruksi anggota TNI dari Korem 152/Baabullah. Peserta berbaris rapi, mengikuti latihan kedisiplinan dan pembentukan wawasan kebangsaan.
Siang harinya, latihan baris-berbaris menjadi ajang seru, terutama saat peserta menutup mata dan harus mengikuti instruksi belok kanan atau kiri. Tabrakan kecil dan gelak tawa mewarnai sesi tersebut, namun semua tetap fokus menjalani latihan.
Hari Keempat: Penguatan Kompetensi Teknis
Menjelang akhir retreat, peserta mempelajari penginputan data melalui aplikasi Sirika dan SIGA bekal penting untuk penguatan kapasitas teknis dalam pengelolaan data Program Bangga Kencana.
Raut lelah tampak, namun semangat tetap berkobar hingga hari terakhir.
![]() |
| Pembakaran Api unggun oleh kepala BKKBN Maluku Utara |
Penutupan: Api Unggun dan Komitmen Baru
Kamis malam pukul 21.00 WIT, acara penutupan digelar. Penghargaan diberikan kepada kabupaten/kota dengan capaian terbaik pada kategori GATI, SiDaya, Lansia, TaMasYa, dan indikator lainnya.
Dalam sambutannya, dr. Victor kembali menegaskan bahwa retreat ini adalah awal bukan akhir.
“Kegiatan seperti ini akan kita adakan lagi pada awal Januari. Kita harus menjaga kekompakan, saling mengenal, dan membawa ilmu yang diperoleh untuk diterapkan di daerah masing-masing.”
Acara ditutup dengan prosesi penyalaan api unggun dan lilin komitmen. Setiap peserta menuliskan kebiasaan atau tindakan negatif yang ingin mereka tinggalkan, lalu membakarnya bersama—simbol tekad memperbaiki diri dan meningkatkan profesionalisme.
Retreat 2025: Menyatukan Langkah, Menguatkan Jiwa Pengabdian
Retreat ini menjadi momentum berharga bagi seluruh ASN Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara. Tidak hanya memperkuat kompetensi dan mental, tetapi juga mempererat ikatan emosional sebagai satu keluarga besar pejuang Bangga Kencana.
Ini bukanlah penutupan perjalanan—melainkan pembuka babak baru menuju kinerja 2026 yang lebih solid, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat Maluku Utara.

