|





Polemik Desa Wailoba, Warga Desak Pemda Sula Ganti Kades dan Minta APH Usut Dugaan Penyimpangan Dana Desa

 


Sanana, reportmalut.com – Polemik pemerintahan Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, kembali mencuat. Sejumlah warga mendesak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, khususnya Bupati, segera mengevaluasi dan mengganti Kepala Desa Wailoba yang dinilai sudah tidak lagi menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Desakan tersebut disampaikan karena kepala desa, menurut warga, pernah menyatakan mengundurkan diri dalam rapat bersama masyarakat pada 2022, saat polemik pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021–2022 mencuat.

Salah seorang warga Desa Wailoba, Saadola Teapon, mempertanyakan alasan kepala desa yang disebut telah mengundurkan diri itu masih menjalankan tugas dan menggunakan atribut jabatan sebagai kepala desa.

"Kepala desa itu sudah pernah mengundurkan diri secara resmi. Namun, sepertinya surat pengunduran dirinya tidak sampai ke Bupati," ujar Saadola, Kamis (6/8/2026).

Selain itu, Saadola menilai persoalan pengelolaan Dana Desa Wailoba hingga kini belum memperoleh kejelasan sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Kami meminta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula segera mengevaluasi status jabatan Kepala Desa Wailoba sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Tak hanya meminta evaluasi terhadap kepala desa, warga juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut secara menyeluruh dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa Wailoba. Menurut mereka, langkah tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab keresahan masyarakat.

"Kalau bisa, jaksa dan kepolisian juga memberikan perhatian terhadap polemik pengelolaan keuangan desa di Desa Wailoba," harap Saadola.
Komentar

Berita Terkini