|

Proyek Jalan Waitinagoi-Wailoba Dilirik Polres Kepsul


SANANA-Proyek jalan Waitinagoi-Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) yang diduga terjadi kejanggalan antara volume pekerjaan dan jumlah anggaran mendapat tanggapan Kapolres Kepsul, AKBP. Tri Yuliyanto.

Menurut Kapolres, beberapa pekan lalu pihaknya telah melakukan klarifikasi serta memeriksa kelengkapan dokomen terkait jalan tersebut.

" Alhamdulilah, saya telah diberikan suport dari rekan-rekan media, mudahan-mudahan bila ada dugaan indikasi korupsi pada proyek tersebut, maka kami akan memanggil oknum terkait untuk melakukan klarifikasi. Dan jika memang benar atau tidak tepat, maka kami akan terbuka." jelas Kapolres, kepada sejumlah awak media, Senin (01/06).

Tambah Kapolres, bila ada pembagunan yang sudah di laksanakan, maka pembangunan tersebut harus berkualitas sehingga seluruh masyarakat betul-betul bisa memanfaatkannya dengan baik.

Sementara Direktur Amarta Maha Karya, Abraham mengaku, saat di temui wartawan beberapa pekan lalu, juga mengakui bahwa pihak Kepolisian sudah melakukan pemeriksaan mengenai proyek tersebut. "kalian bisa cek saja, kemarin Polres juga sudah melakukan pemeriksaan seluruh berkas-berkasnya,"ungkapnya

Menurut Abraham, jalan waitinagoi-Wailoba dengan yang anggarkan Rp 11.5 Milyar hanya untuk 16 kilometer (km) dan saat ini belum dilakukan pemutusan kontrak. Pihak perusahaan masih diberi waktu dari Desember 2018 hingga Maret 2019. Kalau pekerjaan sudah di putus kontrak berarti pekerjaan sudah selesai.

“Untuk pekerjaan 13 kilometer sudah selesai, makanya yang kita kerja sekarang itu lanjutan yang 3 km agar bisa tembus sampai di Desa Wailoba. Pekerjaan lanjutan akan kami kerjakan dengan sisa anggaran 50 persen yang sudah cair sedangkan sisa anggaran 50 persenya lagi belum cair dan kami akan usahakan untuk cair," ujar Bram.(KS)-
Komentar

Berita Terkini