|

Kegiatan Gravity Study Tour di Desa Wailoba Berjalan Sukses


SANANA-Pelaksanaan kegiatan Gravity Study Tour di Desa Wailoba Kecamatan Mangoli Tengah sukses dijalankan. Kegiatan yang menghadirkan relawan dari berbagai kalangan di antaranya, Pengadilan Negeri Sanana, Dosen, Statistik dan Relawan Penggerak Pendidikan, Minggu (15/12), mendapat antusias dari warga setempat.

Kegiatan Gravity Study Tour sendiri dibagi menjadi dua item yakni, dialog bersama masyarakat dan kunjungan ke sekolah SD dan SMP Satap Wailoba.

Kegiatan dialog menghadirkan Ridho Akbar sebagai pemateri dari Hakim Pengadilan Sanana yabg bertema, Sosialisasi Undang-undang Lingkungan Hidup serta Perspektif Masyarakat Tentang Pelanggaran Hukum.

Ridho menyampaikan betapa pentingnya masyarakat mengetahui UU lingkungan Hidup. Sehingga, aktifitas masyarakat seperti menebang pohon secara liar bisa di kurangi dan tidak lagi mencemari laut dengan cara membuang sampah ke laut.

Sebab, lanjut Akbar, hal itu dapat mengakibatkan banyak ekosistem maupun mahluk hidup yang ada di laut maupun di darat bisa terancam.

"Kami menyampaikan UU lingkungan hidup kepada masyarakat agar mereka juga mengetahui bahwa, bila merusak hutan maupun mencemari laut bisa kena sanksi berupa sanksi penjara maupun denda hingga milyaran rupiah, " ungkapnya.

Sementara, penggerak pendidikan melakukan tatap muka dengan para siswa SD Inpres dan SMP Satap Wailoba dengan tujuan berbagi pengalaman dan memberi motivasi kepada siswa dalam mengejar cita-cita dan mimpi mereka.

Kordinator Gravity Study Tour, Irawan Duwila, mengatakan, mereka memilih untuk melaksanakan kegiatan di Desa Wailoba karena selama ini mindset sejumlah masyarakat menganggap bahwa Desa Wailoba adalah tempat pembuangan maupun salah satu wilayah ekstrim dengan melewati jalur darat.

Namun kata dia, penilaian masyarakat di luar sana dangan salah. Buktinya, ia (Irawan red) bersama rombongan relawan tidak mendapatkan masalah selama melintasi jalur darat pada malam hari.

" Tenyata saya lewat jalur darat malam hari pun tidak terjadi masalah. Bahkan saya bisa mematahkan semua asumsi masyarakat di luar sana yang mamandang Wailoba secara aneh" ujarnya.(KS)
Komentar

Berita Terkini