-->
    |



Ini Alasan Kemenparekraf Tunda FTW, Destinasi Tanjung Waka Bakal Ikut Festival Tingkat Dunia

 

Reportmalut.com,- Sesuai hasil konsultasi Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terkait kesiapan Festival Tanjung Waka (FTW) maka pihak kementerian meminta untuk ditunda hingga tanggal 25-28 Desember 2022. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Panitia FTW, Sahjuan Fatgehipon melalui konfrensi Pers, Jumat (17/12) kemarin. Bahwa, sesuai hasil konsultasi bersama kementerian pariwisata ternyata ada pertimbangan-pertimbangan tertentu dari kementerian diantaranya, mempertimbangkan terkait cuaca berdasarkan data dari BMKG yang menyatakan mulai 13-18 Desember 2021 di wilayah Maluku-Maluku Utara akan mengalami cuaca ekstrim. 

Selain itu juga, pihak kementerian meminta untuk digeser kegiatan FTW ke Februari 2022 agar persiapannya lebih maksimal lantaran pihak kementerian berencana mempromosikan Tanjung Waka ke tingkat internasional. Konsep FTW yang dirancang bakal menjadi Eko-Wisata membuat pihak kementrian menyukai lantaran ini merupakan konsep baru dan pertama kali ada di Indonesia.

" Jadi soal penundaan FTW ini bukan dari Pemerintah daerah yang sengaja atau Panitia yang tidak siap, tetapi bergesernya FTW diputuskan langsung oleh pihak Kementerian. Saya minta jangan ada yang beropini yang bukan-bukan di luar sana ya," tegas Sahjuan. 

Tak sampai di situ, Sahjuan bilang, dari pihak kedutaan besar Spanyol menawarkan agar di awal Maret 2022  Pemerintah Daerah serta dinas terkait dapat menindaklanjuti pembahasan jalur Rempah-rempah untuk melakukan MoU di Spanyol.

" Sekali lagi saya tegaskan bahwa penundaan Festival tidak ada unsur kesengajaan dalam bentuk apapun dan ini murni pertimbangan dari pihak kementerian sebab mereka rencana memboomingkan Tanjung Waka di tingkat dunia," tandasnya. (KS).

Komentar

Berita Terkini