|

Perkuat Kemandirian Ekonomi Keluarga, FEB Unkhair Gelar PKM bagi Anggota DWP

 

Program Kemitraan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unkhair (Foto: Istimewa)

Ternate, reportmalut.com-Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun kembali melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan bertajuk "Peningkatan Kapasitas SDM Perempuan (DWP) dalam Pengelolaan Usaha Produktif Keluarga" ini dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026, dengan melibatkan 50 anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai peserta.

Program tersebut diketuai oleh Dr. Nurlaila, S.E., M.Si., bersama anggota tim Ririn Damayanti, S.E., M.M. Sementara materi disampaikan oleh Irmawati A. Husen, S.E., M.Si dan Zulaiha Husen, S.E., M.AB yang membahas strategi pengembangan usaha produktif keluarga melalui pendekatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai kewirausahaan keluarga, pengelolaan usaha mikro, literasi keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pemasaran dan pencatatan keuangan. Selain itu, peserta juga dibekali teknik inovasi produk, desain kemasan, serta strategi membangun merek (branding) yang mampu meningkatkan nilai jual produk berbasis potensi lokal.

Ketua pelaksana PKM, Dr. Nurlaila, S.E., M.Si, menjelaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia perempuan menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan usaha keluarga yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan suasana yang komunikatif dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya mereka mengikuti diskusi, menyampaikan pertanyaan, serta berbagi pengalaman dalam mengembangkan usaha yang telah dijalankan.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun berharap ilmu dan keterampilan yang diberikan dapat diterapkan secara nyata oleh anggota Dharma Wanita Persatuan dalam mengembangkan usaha produktif keluarga. Dengan demikian, perempuan tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi keluarga yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komentar

Berita Terkini