|

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kepulauan Sula


Sanana, reportmalut.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu..

Perkiraan Cuaca BMKG Emalamo Sanana, Rahman Samsudin, mengatakan secara umum kondisi cuaca di Kepulauan Sula dan Taliabu diprakirakan berawan hingga hujan ringan. Meski begitu, kata dia sebagian besar wilayah Kabupaten Kepulauan Sula berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

"Secara umum cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan. Namun, masyarakat di sebagian besar wilayah Kabupaten Kepulauan Sula perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang," kata Rahman melalui pesan WhatsApp, Jumat (26/6/2026)

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya pertemuan massa udara (konvergensi) serta dinamika atmosfer lokal yang mendukung pembentukan awan hujan di wilayah Maluku Utara.

Selain cuaca di daratan, BMKG juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di laut agar mewaspadai kondisi gelombang. Tinggi gelombang di Perairan Timur Sanana diperkirakan berada pada kategori sedang, yakni 1,25 hingga 2,5 meter.

"Potensi peningkatan kecepatan angin hingga 25 km/jam dapat menyebabkan tinggi gelombang menjadi lebih besar. Karena itu, nelayan dan pengguna transportasi laut diharapkan lebih berhati-hati saat melaut," katanya.

BMKG mencatat pola angin di wilayah utara khatulistiwa bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 5–20 knot. Sementara di wilayah selatan khatulistiwa, angin bergerak dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 5–25 knot. Suhu udara diprakirakan berkisar antara 25–32 derajat Celsius.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, hingga angin kencang.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan terus memantau perkembangan informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG melalui kanal resmi maupun dengan menghubungi kantor BMKG terdekat," tutupnya.(IB).

Komentar

Berita Terkini