-->
    |



DUKA MUHARRAM

Sumber:rehanhendrawan.blospotcom

Oleh : Arman Panigfat
(Direktur Report Malut)

Malam itu kasih, hujan rintik jatuh di tepi uhud.
Suara serbak kuda berjatuhan. Nyawa tak berdosa tergeletak berselimut tanah..
Pertanda murka, Muharram adalah panggilan suci
Janji tuhan tidak urung dihentikan, anak-anak negeri suaranya sayup.

Sementara tuan berbadan baja, hati belati.
Tuan lincah mengurusi citra!

Amblaslah gedung..
Tanah memuntahkan lumpur
Laut menyatu dengan gedung..
Anak-anak menangis kehilangan harapan
Menangis karena lapar dan Tuan masih Sibuk.!!

Muharram...
Ibrahim di cebur kedalam api
Musa dikejar firaun
Zulaikha bertingka Yusup dipenjara
Berlabuhlah Kapal Nuh di Bukit Zuhdi
Disembuhkanlah Ayyub dari penyakitnya
Muharram duka karena kita lupa..
Peringatan itu berupa tapi kita sering alpa
Dan tuhan berwasiat;

"Telah tampak kerusakan di laut dan di darat akibat tangan manusia, Supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka agar kembali ke jalan yang benar"

Akhirnya kita rapuh..

Ternate, 03 Oktober 2018
Komentar

Berita Terkini