|

Gerakan Cipayung Plus Bersatu Desak Gubernur Malut Naikan Harga Kopra 8000 Rp/Kg


Ternate-Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam gerakan Cipayung Plus Bersatu menggelar demonstrasi di depan kediaman Gubernur Maluku Utara kelurahan Kalumpang (29/11).

Aksi tersebut dilakukan dalam rangka menyampaikan kekecewaan mereka rerhadap Gubernur Abd. Gani Kasuba yang sampai saat ini belum mampu menyelesaikan persoalan masyarakat mengenai anjloknya harga kopra.

Perwakilan IAIN Maluku Utara dalam orasinya mengatakan "Gubernur Maluku Utara sampai saat ini belum mampu meyelesaikan persoalan dan menindaklanjuti rekomedasi yang di berikan oleh DPRD komisi II soal harga kopra, padahal rekomendasi tersebut telah di berikan beberapa waktu lalu. jangan sampai Gubernur KH Abdul Gani Kasuba telah berselingkuh dengan investor asing sehingga menguntungkan kelompok atau kepentingan sendiri".


Sementara Perwakilan GMNI mengatakan " anjloknya harga kopra sampai titik terendah adalah desain yang sengaja di lakukan oleh pemerintah  demi mempercepat proses perpolitikan di Maluku Utara, ini kemudian menyebabkan petani kopra menjerit"

Selain meluapkan kekecewaan mereka juga menuntut kepada Gubernur Maluku Utara untuk menandatangani nota kesepakatan atau MOU (Memorandum Of Understanding) antara Cipayung Plus dan Gubernur untuk segerah menaikan Harga Kopra senilai Rp 8000/kg dan menolak perusahan kelapa sawit. (Ima).
Komentar

Berita Terkini