|

Komando Resimen Mahasiwa (Menwa) Nuku Maluku Utara Resmi di Lantik


TERNATE- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang kemahasiswan dalam hal ini resimen mahasiswa (Menwa), maka digelar peresmian sekaligus dengan pelantikan komando resimen Mahasiswa Nuku Maluku Utara.

Kegiatan yang dipusatkan di Ball Room Royal Resto pada (20/01) dihadiri langsung oleh Komando Resimen pusat dan juga berbagai elemen tokoh penting di Maluku Utara seperti Kapolres Ternate, Lanal, Kodim, DPRD Kota Tidore, Rektor Unkhair dan juga tamu undangan lainnya.

Edi Langkara Ketua DPP Ikatan Alumi Resimen Mahasiswa Indonesi (IARMI) ketika di wawancara mengatakan bahwa memang untuk resimen mahasiswa (menwa) di beberapa perguruan tinggi di Maluku Utara itu programnya belum di laksanakan.

Alhamdullah untuk tahun ini ada 4 perguruang tinggi yang telah diseleksi dan sudah ada 121 mahasiswa terpilih. Angka tersebut baru perguruan tinggi yang ada di Kota Ternate. Sedangkan Universitas Nuku, Universitas Halmahera, Universitas Alkhairat, dan beberapa sekolah tinggi yang berada di Maluku Utara belum, karena programnya belum maksimal walaupun suda ada surat yang diberikan. Rencannya di akhir tahun ada program lanjutan diksar sehigga dengan itu diharpakan ada partisipasi.

"Untuk skomen sendiri kita harapkan pemantapan di jalur komandemen menwa, personilnya akan di permantap, dan di kirim untuk mengikuti diklat. Diklat penjenjangan di Menwa sendiri setelah diklat ada Suskala dan ada Suskapim" ujar Edi.

Edi menjelasakan bahwa resimen mahasiswa (menwa) sendiri bukan merupakan ormas biasa, menwa merupakan organisasi intra kampus yang berada di jalur bela negara.

Menwa sendiri untuk konsep bela negara ada nilai-nilai kebangsaan dan komitmen nasionalisme yang di tanamkan dan di terapkan. "Skep empat menteri yang di gunakan sebagai rujukan dalam melakukan pembinaan untuk menwa di Maluku Utara".

Menurut Edi, resimen mahasiswa (menwa) yang ada di Maluku Utara sebelumnya tidak vakum, hanya saja programnya tidak jalan. Yang dulu hanya SK 3 menteri sekarang suda SK 4 menteri antara lain Menhankam, Mendagri, Mendikti nah sekarang di tambah dengan Menpora dalam jalur pembinaan kemahasiswaan di bidang kemenwaan.

"Jadi bukan vakum karena di cabut resening atau undang-undangnya tetapi karena sejumlah daerah yang ada di Indonesi dan khusunya kita di Maluku Utara belum terlalu tersentuh substansinya" tutur Edi.

Sementara untuk program kerja menwa sendiri berupa bakti sosial, oprasi dharma bakti, bakti sosial di masyarakat baik di Kabupaten maupun di Desa selain itu yang paling ditempah adalah keteguhan dalam pendidikan peningkatan kapasitas dan keilmuan yang paling pokok.Tutupnya (Imha).
Komentar

Berita Terkini