|

PLN Sula : 2 Unit Mesin Yang Rusak Akan Kembali Beroperasi Bulan Februari


SANANA - Kerusakan dua unit mesin yang dialami oleh PT PLN Persero Sanana Kabupaten Kepulauan Sula, mengakibatkan pemadaman bergilir di Kab. Kepsul di berlakukan. Kerusakan ini menimbulkan devisit diantaranya, mesin G3 dan G2. Akibat devisit sehingga pasokan aliran listrik mengalami pemadaman bergiliran.

Hal ini diutarakan oleh Kepala PT PLN Persero Sanana Kepulauan Sula, Yodhi Ayohdya Wiwaha, saat ditemui wartawan di kediaman pribadinya, Selasa (22/1).

PT PLN Persero memiliki 5 unit mesin pembangkit dengan kapasitas daya seluruhnya sebesar 3.750 KW. Hanya saja, tutur Yodhi sapaan akrabnya, 2 dari 5 mesin pembangkit tersebut mengalami kerusakan sehingga ketersediaan pasokan aliran listrik yang tersisa sebanyak 2.250 KW. Kemudian, lanjut Yohdi, beban puncak Sulabesi Kepulauan Sula disaat malam dikisaran 2.900 KW, sehingga pasokan aliran listrik mengalami devisit sebanyak 260 KW.

"Pagi tadi, saya menerima informasi mesin sewa G2 ini kemungkinan selesai di tanggal 5 Februari. Sewa itu seperti perbaikan namun ini hanya estimasi saja misalnya lebih cepat tapi tidak bisa lebih lama jadi estimasi 5 Februari harus sudah selesai agar bisa kembali operasi",paparnya.

Dia mengatakan, apabila material lebih cepat didistribusikan maka mesin G3 dan G2 akan lebih cepat diperbaiki. "Jadi nanti di bulan Februari itu kemungkinan 5 unit mesin akan sudah beroperasi,ungkapnya.

"Yohdi mengaku, awal bulan Februari 2019 pasokan aliran listrik di Sulabesi Kepulauan Sula kembali normal, sebab awal bulan Februari PT PLN Persero Sanana akan menerima satu unit mesin dari Sofifi Propinsi Maluku Utara (Malut).

"Pelanggan di Sula yang terdaftar di PLN sebanyak 12000 paska dan 20.000 parbayar sekitar itu",tutup Yodhi. (KS)
Komentar

Berita Terkini