|

Apresiasi Bupati Morotai dan Sambutan Upacara Pembukaan Kegiatan Perkemahan Adiyasta Pemilu 2019

Foto Besama Bupati Benny Laos pada Upacara Pembukaan Perkemahan
MOROTAI - Pembukaan Kegiatan Perkemahan Adiyasta Pamilu 2019 di Morotai ditandai dengan Upacara Pembukaannya pada hari sabtu, (16/02/199) Pukul 15.40 WIT. Upacara Pembukaan kegiatan Perkemahan ini bertempat di lapangan upacara SMK Negeri 1 Pulau Morotai desa Sangowo Barat kec. Morotai timur

Pemda Kab. Pulau Morotai mengapresiasi telah dilaksanakan pembukaan kegiatan Perkemahan Adiyasta Pemilu 2019 dengan tema "Perkemahan Mengaktualisasikan Pengawasan Partisipatif pemilu 2019" ini.

Pada Upacara Pembukaan Perkemahan dihadiri langsung oleh pimpinan kepala Daerahnya, Bupati Benny Laos. Selain Banny Laos, turut hadir pada acara pembukaan tersebut yakni, Lukman Wangko (Ketua Bawaslu Morotai), Ikbal Ari SIp. (Kordinator Divisi sengketa Bawaslu Malut)

Sedangkan yang hadir mewakili Danlanud Leo Wattimena adalah Mayor Kal Suhardin (Kadislog), dan yang Mewakili Danlanal Morotai Letda Laut PM Irwan, Seni Soamole (Komisioner Bawaslu) serta Para pimpinan SKPD, para asisten dan staf ahli Bupati.

Kepala Kesbangpol Morotai, Lauhin Gorohe saat dihubungi Reportmalut, mengatakan jumlah kehadiran peserta pada pembukaan perkemahan kurang lebih 100 orang. Acara pembukaan di awali oleh sambutan Bupati kepada perserta terutama adik-adik pramuka sebagai generasi muda yang harus berperan aktif.

Peserta perkemahan dan Bupati Benny Laos dalam sesi foto bersama. 
"Sambutan bupati, kepada siswa-siswi Saka Pramuka agar dapat berperan aktif menjadi agen perubahan ditengah masyarakat menyampaikan pentingnya menyalurkan hak pilih, untuk memilih pemimpin daerah dan pemimpin bangsa, serta menyampaikan hal-hal yang dilarang dalam pelaksanaan Pilkada dan Pemilu, minimal dillngkungan keluarganya" tutur Lauhin

Perkemahan Adiyasta Pemilu ini lanjut Kesbangpol Morotai, akan di isi dengan kegiatan yang menumbuhkan kesadaran jasmani dan rohani dan Pengetahuan yang bermanfaat sebagaimana sambutan Bupati.

Bupati dalam sambutan pembukaannya pun menjagak mengajak kepada seluruh masyarakat untuk merefleksikan ke belakang. Bahwa pada jaman kolonial Belanda, organisasi masyarakat, khususnya (kepanduan) tumbuh subur dengan Iatar ideologi yang berbeda-beda.

"Merefleksikan Perbedaan ideologi, lanjut Bupati dalam sambutannya. Organisasi kepanduan pada masa penjajahan belanda, kini di tengah situasi politik nasional yang ingin memperkuat konsepsi negara kesatuan, maka diperlukan penyatuan organisasi kepanduan seperti saat ini dilakukan pembukaan kegiatannya" tutup Lauhin. (Bs)

*Sekedar untuk diketahui, Pukul 16.30 WIT kegiatan telah selesai laksanakan dengan aman dan lancar dan diselingi foto bersama Bupati dan Peserta Perkemahan.
Dan sebelumnya, Bupati disambut dengan tarian  cakalele  saat memasuki halaman sekolah oleh siswa-siswi peserta Pramuka SMK Negeri 1 Pulau Morotai.
Komentar

Berita Terkini