SANANA, repormalut.com-Polres Kepulauan Sula resmi memulai Operasi Ketupat Kieraha 2026 ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Mako Polres Sula, Desa Fatcei, Kamis (12/3/2026). Operasi ini bertujuan menjamin keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di seluruh wilayah Kepulauan Sula.
Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto, S.I.K., yang memimpin langsung apel tersebut menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud kesiapan personel serta sarana prasarana dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.
"Negara harus hadir untuk memberikan jaminan keamanan, keselamatan, dan ketertiban. Mengingat momentum Lebaran selalu diikuti meningkatnya aktivitas di jalur darat, laut, maupun udara," ujar Kapolres saat membacakan amanat Kapolda Maluku Utara.
Berikut Detail Operasi dan Kekuatan Personel:
- Durasi: 13 hari (13 – 25 Maret 2026).
- Total Personel: 148 personel (109 Satgas Polres & 37 personel Polsek jajaran).
- Fasilitas Pengamanan: 10 pos yang terdiri dari 8 Pos Pengamanan (Pos Pam), 1 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 1 Pos Terpadu.
Objek Vital Pengamanan: Pengamanan akan difokuskan pada titik-titik strategis yang menjadi pusat keramaian, antara lain:
- 117 Masjid (tempat ibadah)
- 7 Pelabuhan dan Bandara.
- 5 Pasar/Pusat Perbelanjaan.
- 3 Objek Wisata dan 1 Terminal.
Kapolres menginstruksikan seluruh personel untuk mengedepankan sikap humanis namun tetap responsif dan profesional. Selain fokus pada keamanan kamtibmas dan kelancaran lalu lintas, personel juga diminta waspada terhadap potensi bencana alam yang mungkin terjadi selama masa libur panjang.
"Jadikan tugas ini sebagai bentuk pengabdian terbaik kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara," tegas AKBP Kodrat di hadapan unsur pimpinan daerah, termasuk Wakil Bupati, TNI, Basarnas, dan instansi terkait lainnya.
Melalui sinergitas lintas sektoral ini, diharapkan arus mudik dan balik di Kepulauan Sula berjalan aman, tertib, dan lancar hingga usai perayaan Idul Fitri.(ib)

