|

Tempat Produksi Miras di Desa Leko Kadai Digrebek Polisi


SANANA-Salah satu tempat produksi miras jenis Cap Tikus di Desa Leko Kadai, Kecamatan Mangoli Barat Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) di grebek pada Senin (29/07) kemarin.

Pengrebekan itu berdasarkan laporan masyarakat yang diterima oleh Kapolsek Iptu. Safrudin Bella yang kemudian memberi Arahan Perintah Pimpinan (APP) kepada anggotanya untuk melacak tempat  tersebut.

Sebelum melakukan penggrebekan, anggota kepolisian melakukan pengintain kemudian bergerak cepat melakukan  pengepungan lokasi dan melakukan pengeledahan.

Dari penggrebekan itu, polisi menemukan barang bukti barupa, 2 ember saguer sebanyak 55 liter dan 6 galon saguer sebanyak 29 liter milik Ali Nimus sedangkan pelaku lainnya Ahmad Ledo alias La ane,ditemukan sebanyak 3 galon berukuran 25 liter saguer, 4 ember sebanyak 55 liter saguer serta barang bukti  captikus, 5 liter.

Kapolres Kepsul, AKBP. Tri yulianto, melalui pesan WatsApp, Selasa (30/07) membenarkan laporan diterima dari Kapolsek Iptu. Safrudin Bella, bahwa pada pukul 15:00 Wit, Senin(29/07) Polsek Mangoli Barat, telah melakukan razia di seputaran hutan Desa Leko Kadai.


Dalam penggrebekan tersebut, anggota melakukan penggalangan salah satu warga, Lasabiru, dikebunnya untuk meminta keterangan letak lokasi yang menjadi sasaran. Setelah anggota polisi mengkantongi informasi langsung bergegas menuju areal kebun Waka Nunca.

Kemudian sesampai di lokasi tersebut, anggota menemukan tempat penyulingan miras jenis captikus danmengamankan sejumlah barang bukti, berupa Saguer, yang siap diolah menjadi Captikus.

Tambah Kapolres, dari hasil introgasi di TKP, pemilik mengaku bahwa pengolahan minuman tersebut berasal dari pohon buah Enau yang di olah menjadi captikus.

Sementara, ada juga beberapa barang bukti yang ada dalam kemasan galon ukuran 5 liter serta beberapa alat yang digunakan termasuk galon dan baskon serta alat penyulingan berupa bambu serta Drum. Alat tersebut langsung dimusnahkan dengan cara di bakar.

Perlu diketahui, razia ini terjadi di dua areal kebun yang berbeda, yakni kebun milik saudara, Ali Nimus dan Saudara, Ledo alias La ane. (KS)
Komentar

Berita Terkini