|

Berlinang Air Mata, Peserta Gabalil Desa Wailau Masuk Finish Pertama


SANANA - Meskipun raut wajah nampak  lesu, badan yang kelelahan dan langkah yang mulai gontai, bahkan berlinang air mata, peserta Gabalil Hai Sua (jalan kaki keliling tanah sula) akhirnya mencapai garis finish. Peserta pertama yang berhasil mencapai garis finish di Benteng Sanana ialah Desa Wailau, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul). Selasa, (20/08).

Peserta pertama, di sambut dengan meriah oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Hi. Umar Umabaihi, dan sejumlah SKPD bersama Ketua PKK Kepsul, Hong Fince Hongarta.

Sementara, peserta dari Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Timur merupakan peserta  ke 2 yang memasuki finish. Dalam amatan Reportmalut.com, peserta setibanya di depan benteng langsung melakukan sujud syukur atas keberhasilan mereka yang sudah bertarung dengan berbagai tantangan dalam perjalanan.

Selanjutnya, SMK 1 Sanana berhasil finish di urutan ke 3 dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang, disusul peserta dari Desa Waigoiyofa di urutan ke 4 serta dan peserta dari Desa Fatkauyon diurutan ke 5.

Kepala Dinas, Pariwisata Kepsul, Muhammad Drakel, mengatakan peserta lomba Gabalil, bukan saja berjalan untuk mencari siapa yang juara. Akan tetapi, mereka juga mengunjungi tempat-tepat sejarah dan menanam pohon penahan abrasi dimana 1 orang peserta dibekali satu pohon untuk di tanam.

Selain itu peserta Gabalil, Hamsa Basahona, menyampaikan bahwa dalam perjalan, mereka banyak mendapat tantangan. Namun, hal yang sangat berkesan adalah kekompakan di dalam kelompok.

Selanjutnya, kata Hamsa mereka juga di bekali dengan pengetahuan sejarah singkat baik itu tuturan dari masyarakat setempat maupun para dari panitia penyelenggara.

Perlu diketahui, lomba Gabalil Hai Sua (Jalan kaki keliling tanah sula) merupakan Festival Maksaira yang di selenggarakan 17 Agustus.  Peserta Gabalil telah menempuh jarak 180 kilometer dengan jumlah peserta sebanyak 190 orang, yang terdiri dari 19 kelompok.(KS)
Komentar

Berita Terkini