|

Garuda Muda Libas Arseto FC di Partai Final Turnamen Liga Desa


SANANA - Duel antara keseblasan Arseto FC vs Garuda Muda dalam laga final turnamen Liga Desa di lapangan Kampung Pisang, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana berlangsung ketat, Rabu (28/8). Dalam laga sarat gengsi itu Garuda Muda keluar sebagai tim yang menjuarai turnamen perdana usia 19 tahun itu.

Status juara yang diraih tim asal Desa Fagudu itu tidak muda karena mendapat perlawanan dari Arseto FC hingga waktu normal dan babak tambahan waktu yang berakhir dengan skor imbang. Alhasil, penetuan juara dilakukan lewat drama adu penalti yang dimenangkan Garuda FC dengan skor 4-3

Dalam pertandingan tersebut, kedua tim sama-sama menurunkan skuad terbaik. Pemain andalan Arseto, Sunardi Buomona yang sempat absen, akhirnya tampil di dua pertandingan terakhir. Sementara tim Garuda Muda yang dihuni anak-anak muda juga turun dengan skuat terbauk.

Jika melihat head to head kedua tim dalam laga terakhir, sebetulnya cukup berimbang karena selama turnamen berlangsung,  kedua tim berhasil menyapu bersih setiap laga dengan kemenangan dalam sistem gugur tersebut. 

Kedua tim sebenarnya sama-sama tampil ngotot sejak pluit kick off di tiup oleh wasit Yut Djella itu. Saling jual beli serangan berulang kali dilakukan oleh kedua tim. Tim Arseto bahkan memiliki 3 kali peluang untuk mencetak gol.

Peluang pertama tercipta di menit ke 50 saat salah satu pemain Arseto dengan nomor punggung 9 melepas tendangan dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan bola liar, sayang sepakannya menepis mistar gawang. Demikianpun Garuda muda, umpan silang salah satu gelandang tim Garuda nyaris saja merubah skor, hanya saja gerakan penjaga gawang beringinan dengan penyerang Garuda, bola masih mampu ditepis keluar penjaga gawang Arseto.


Di paruh laga babak kedua, striker Arseto nyaris merobak jala Garuda Muda, jika saja tendangan pemain andalan Arseto, Sunardi tidak membentur tiang gawang.

Jual beli serangan dilakukan sepanjang waktu normal dan babak perpanjangan waktu 2x10 menit. Namun skor tetap sama imbang 0-0

Skor imbang tanpa gol yang bertahan hingga pertandingan berakhir membuat kedua tim harus melakoni babak tos-tosan atau adu penalti. Di kubu Arseto dua eksekutor gagal menjadi algojo. Sementara satu eksekutor dari Garuda Muda gagal menyarangkan bola ke gawang Arseto. Garuda Muda akhirnya memastikan diri sebagai juara. Meski begitu, kedua tim sama-sama bermain fair play dan menjujung sportivitas.

Hendardi Kibas pemain Garuda Muda meraih gelar individu sebagai pemain terbaik. Sementara sepatu emas atau top skor diraih oleh Sunardi Buomona.

Ketua Koordinator Liga Desa Rahmat Galilea, menuturkan, turnamen itu diikuti oleh 21 tim dari 16 desa. Pemain yang tampil dalam laga itu akan dipilih untuk tampil di Provinsi dalam laga yang sama. "Nantinya akan ada 6 pemain dari berbagai tim yang akan diambil masuk bersama tim yang juara, "katanya. (KS)
Komentar

Berita Terkini