-->
    |



FPYG Unjuk Rasa di Depan Kantor Desa Pohea


SANANA -Front Pemuda Ya Gareha (FPYG) Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menggelar unjuk rasa di depan kantor Desa Pohea. Dalam tuntutannya, FPYG mendesak Kepala Desa, Rudi Duwila agar secepatnya menyelesaikan permalasahan krisis air bersih dan menuntut pertanggungjawaban kades perihal pembangunan mesjid yang saat ini bermasalah.

Kordinator lapangan (Korlap) Zidan Iskandar mengatakan, terdapat empat tuntutan kepada pemerintah desa yakni kades harus bertanggung jawab dan menentukan sikapnya pada permasalahan pembangunan Masjid Pohea. Yang kedua, mendesak kades bertanggungjawab atas pemecatan petugas kebersihan desa secara sepihak. Ketiga, menuntut Ketua Badan Permusyaratan Desa (BPD) memproses dua anggota BPD yang sampai saat ini belum serta menuntut Kades Pohea UU Desa Nomor 5 tahun 2016 tentang pergantian kades yang berijazah menimal SMA atau sederajat.

Massa yang terdiri dari unsur pemuda Desa Pohea itu juga meminta kades segera menyelesaikan permasalahan air bersih yang saat ini dikeluhkan masyarakat. "Kami mendesak Kades agar secepatnya bisa menindaklanjuti point tuntutan kami tersebut. Bila permintaan kami tak di gubris maka kami akan kembali berdemostrasi dengan massa yang lebih banyak," tegasnya Zidan

Sementara, Kades Pohea Rudi Duwila saat temui awak media, Senin, (17/02) menuturkan pihaknya tetap memberikan apresiasi kepada massa aksi yang telah menggelar aksi di depan kantor desa.

Kata Rudi, pihaknya menilai apa yang mereka lakukan itu juga bagian dari kerja-kerja demi mengawal permasalahan desa. Untuk itu, pihaknya akan menindaklanjuti segala tuntuan mereka."Seperti tuntutan mereka terkait petugas kebersihan, permasalahan air bersih, mesjid Pohea, serta dua orang anggota BPD. Saya akan usahakan untuk menyelesaikan permintaan mereka," pungkas Rudi.

Meskipun begitu tambahnya, kalau persoalan mesjid dirinya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, tapi alasanya masih menunggu tim ahli. " Soal mesjid kita tunggu saja tim ahli," ujarnya.

Rudi juga berjanji akan menyelesaikan satu persatu point tuntutan yang telah disuarakan.(KS)
Komentar

Berita Terkini