-->
    |

Pemprov dan DPRD Malut Diminta Seriusi Persoalan Rekrutmen Karyawan PT NHM


Halut-Ketua Dewan Pembina Persatuan Mahasiswa Kao Teluk (PEMKAT), Kodrat H. Karim, SPd.,M.Pd mengatakan,
Kasus rekrutmen karyawan yang melibatkan masyarakat lingkar tambang PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM) dengan PT. Nawakara beberapa waktu lalu harus diseriusi oleh Pemprov dan DPRD Malut.

Menurutnya, PT Nawakara sebagai anak perusahan yang bertugas menyediakan tenaga karyawan untuk PT. NHM harus bersikap adil terhadap masyarakat sekitar. Sebab, rekrutmen dilakukan tidak sepenuhnya untuk tenaga ahli.

"Itu tidak sepenuhnya tenaga ahli, harusnya masyarakat lingkar tambang (lokal) mendapatkan kesempatan kerja yang sama dengan non lokal. Ini malah non lokal yang di prioritaskan," Kata dia pada (04/02) saat di hubungi lewat whatsapp.

Kodrat menambahkan, berdasarkan data yang dihimpun, jumlah karyawan yang direkrut PT. Nawakara sebanyak 97 orang.  Mereka didominasi oleh pekerja non lokal. Sementara masyarakat yang berdomisili di wilayah sekitar diberi porsi 1 orang setiap desa. Akibatnya, dari kebijakan pengrekrutan yang diduga tidak berpihak tersebut telah menimbulkan ketidakpuasan masyarakat lingkar tambang atas hasil penerimaan karyawan di perusahan beberapa waktu lalu.

"Saya tidak tahu, indikator apa yang dipakai pihak perusahan dalam merekrut karyawan yang bukan tenaga ahli. Hingga ada kesan yang timbul bahwa masyarakat lokal kalah bersaing." Tambahnya.

Lanjut Kodrat, perusahan tentu memiliki tanggungjawab membuka ruang untuk masyarakat yang berdomisili di sekitarnya. Misalnya memberdayakan mereka melalui pemberian pekerjaan guna mengurangi angka pengangguran. Sehingga,percuma  ada tambang tapi masyarakat di sekitar tidak terlibat dan hanya bisa jadi penonton.

"Kehadiran perusahan harusnya memberi angin segar bagi masyarakat, jangan hanya membebankan mereka limbah produksi." Tandas pria yang biasa di sapa KHK Unkhair.

Dia berharap kekisruhan ini perlu disikapi secara serius. Tentu, pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja, maupun DPRD Provinsi sebagai wakil rakyat agar segera mengambil langkah taktis guna menyelesaikannya secara baik, agar masyarakat dan juga perusahan saling di untungkan.

"Jangan dibiarkan berlarut-larut, karena menyangkut kelangsungan hidup orang banyak. Atas nama Mahasiswa Kao Teluk akan terus mengawal kasus ini hingga dipastikan selesai dengan tidak merugikan putra lokal terutama masyarakat yang berada di wilayah lingkar tambang." Tutupnya. (Imha)
Komentar

Berita Terkini