-->
    |



Data Terbaru BPBD Kepsul Pasca Banjir di Desa Waitina


SANANA, - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepsul mengungkapkan bahwa Bencana banjir bercampur lumpur di Desa Waitina, Kecamatan Mangoli Timur, Kabupaten Kepulauan Sula ( Kepsul) Sabtu kemarin terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga membuat air di sungai Wai Senga jebol ke sisi kiri dan kanan lantaran tidak ada tanggul penahan banjir di seputaran sungai. 

Kepala Pelaksana, Hendra Irawan Umabaihi menyampaikan kepada media ini, Minggu (5/07) bahwa, ketinggian air kurang lebih mencapai 80 cm atau 1 meter dan menyebabkan ratusan rumah warga terendam banjir dan rusak. Titik sasaran banjir berada di dusun 1 RT 02 dan RT 03. 

Kata Hendra, peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa, tetapi terdapat sejumlah rumah dan fasilitas umum yang terendam banjir dan rusak. 

" Iya ada 2 rumah semi permanan rusak berat, dan 120 rumah yang terdiri dari 135 KK terdampak. Kemudian ada 50 KK yang mengungsi, 3 bangunan sekolah terendam banjir yakni, SD, SMP dan SMA serta 1 bangunan kantor desa. Bencana ini mengakibatkan kerugian warga sekira Rp 350 juta," ungkapnya. 


Sementara, tambah Hendra, untuk tempat pengungsian warga menggunakan gedung desa dan rumah warga. Sementara ini pihaknya masih melakukan beberapa upaya seperti, peninjauan lokasi, pembersihan rumah warga, melakukan evakuasi dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak.

" Saat ini kami masih melakukan koordinasi bersama pemerintah setempat untuk membersihkan puing-puing kayu di sungai Woi Singa dan melakukan Assesment dokumentasi sumber pemerintah dan masyarakat," katanya.


Meski demikian, lanjut Hendra, rencananya pada esok hari pihaknya akan menurunkan alat berat untuk memperbaiki jalur sungai Waigafu agar dapat mengurangi debit air yang mengalir ke sungai Waisenga.

" Iya untuk normalisasi yang direncanakan akan dilakukan esok sepanjang 3 kilomter," tutupnya. (KS).
Komentar

Berita Terkini