-->
    |

Cegah Stunting, Dinkes Kepsul Fokus 15 Desa

Reportmalut.com, - Sebanyak 15 desa di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) ditetapkan oleh Pemkab Kepsul melalui  Dinas Kesehatan dalam pencegahan Stunting.

Wakil Bupati M. Saleh Marasabessy, dalam membacakan sambutan bupati secara tertulis menyampaikan, stunting tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terhambat, namun juga berkaitan dengan perkembangan otak yang kurang maksimal. Hal ini tentu, dapat menyebabkan kepada kemampuan mental dan belajar di bawah rata - rata dan berakibat pada prestasinya. 

Ini harus menjadi perhatian utama oleh pemerintah untuk bekerja keras melakukan penerunan serta pencegahan stunting di Kepualaun Sula.

"Kita tahu bersama bahwa persoalan stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional, dan Kepulauan Sula sebagai salah satu kabupaten/kota yang ditetapkan oleh kementerian perencanaan pembangunan nasional melalui kapala badan perencanaan pembangunan nasional dalam peraturan nomor : KEP.10/M. PPN/02/2020 tentang kabupaten lokasi fakus interfensi penurunan stunting terintegrasi 2022.

Oleh karena itu, Lanjut wabub kunci dari pencegahan dan penanggulangan stunting adalah lebih memperhatikan ibu hamil serta belita di bawah umur baik dalam interfesnsi spesifik maupun interfensi sensetif perlu diupayakan.

"Terkait hal ini, saya minta kepada semua sektor harus ikut interfensi bukan hanya sektor kesehatan saja, tetapi juga dilakukan oleh sektor - sektor lain, karena tingkat keberhasilan program ini sangat di pengaruhi oleh sektor non kesehatan, dengan propersi dukungan mencapai 70 persen," tegasnya saat membacakan sambutan Bupati di Isda, Senin (20/12). 

Dukungan itu, Wabub menegaskan, melalui senetasi air bersih, penyedian pangan yang aman dan bergizi, serta utamakan pemahaman yang baik dan kepedulian Masing - masing individu, untuk mengoptimalkan perannya dalam upaya penanggulangan stunting. Wabub juga berharap kepada seluru pimpinan OPD terkait dapat mencanangkan program kegiatan SKPD tahun 2022, yang lebih difokuskan di desa - desa.

"camat dapat memfasilitas serta mengakomudir desa, serta memastikan bahwa semua desa mengalokasikan dana untuk kegiatan pencegahan dan penurunan stunting pada tahun 2022 nanti

Sebanyak 15 desa tersebut diantaranya, Desa Fatkauyon, Sama, Baleha, Waisepa, Waigoiyoga, Desa Pelita jaya, Waitulia, Mangoli, Wailab, Auponhia, Modapuhi trans, Pastabulu, Modapuhi, Desa Modapia, dan Desa Menaluli. (KS).

Komentar

Berita Terkini