Sanana,Reportmalut.com-Untuk mematangkan rute yang dilalui peserta Gabalil Hai Sua 2026 (GHS-2026) sesuai yang direncanakan, Panitia melakukan observasi lapangan, kegiatan ini dilakukan pada Minggu 29 Maret 2026 dengan mengelilingi Pulau Sulabesi, sekaligus bertemu dengan sejumlah Pemerintah Desa pada rute yang dilalui peserta nanti.
"Observasi ini bertujuan untuk memastikan rute yang akan dilewati peserta sudah sesuai dengan yang kami informasikan, kemudian kami juga menyampaikan surat dan bertemu dengan Kepala Desa (Kades) pada Desa-desa yang menjadi Posko, baik itu Posko Transit maupun Posko bermalam", ujar Alfarabi Umaternate kepada awak media (29/3/2026).
Aby sapaan akrab Alfarabi berhara, semua pihak berpartisipasi maupun berkontribusi dalam kegiatan ini, karena GHS-2026 adalah ritual budaya dan pelestarian kearifan lokal milik kita, dan menjadi tanggung jawab kita bersama di Kepulauan Sula.
"Kita berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa menginformasikan pada titik tertentu ada tim medis yang standby maupun mobile", Ungkap Abi.
Ia bilang, bahwa Tim Observasi dari panitia GHS-2026 terdiri dari, Sekretaris Panitia (Mael Ahmad), Ketua Divisi Humas dan Publikasi (Sabi Sangadji), Ketua Divisi Lomba dan Dewan Juri (Benino Buamona), dan Ketua Divisi Kesekretariatan (Idham Buamona), serta panitia lainnya.
"Harapan Kami semoga Desa-desa yang dilewati oleh peserta GHS-2026, desa transit maupun bermalam bisa 'welcome’ menerima para peserta lomba dengan keramahan ciri khas pia sua."pungkas Abi.
Untuk itu lanjut Aby, suksesnya event GHS-2026 adalah dukungan dan support desa-desa yang akan dilalui peserta, yakni desa Se-Pulau Sulabesi.
Tim Observasi mulai melakukan kegiatan pukul 09.00 WIT pagi tadi, dan kembali ke kota Sanana sekitar pukul 18.30.(IB).
