|

Ruang Tunggu Terminal Gamalama Terbengkalai, Penumpang Mengeluh


Ternate-Ruang tunggu terminal Gamalama Kota Ternate terbengkalai sejak tahun 2016 hingga 2018 belum juga di selesaikan. Hal ini dikeluhkan oleh penumpang angkutan kota karena selain merupakan transit tempat ini juga sebagai peristirahatan penumpang.

Pantauan Reportmalut terlihat para penumpang angkot transit sangat sulit menggunakan fasilitas ruang tunggu sejak dibangun tiga tahun lalu ini. Tempat duduk sebagai tempat istirahat penumpang pun terlihat sangat tidak layak karena hanya terdapat tempat duduk yang menggunakan pipa besi sebagai tempat duduk sementara.

Saat wartawan menemui para penumpang angkot yang hendak transit mereka  mengeluhkan kenapa ruang tunggu terminal fasilitasnya sangat buruk. Padahal sudah lama dibuat tapi sampai saat ini hanya begitu saja, sehingga menjadi tempat yang tidak layak untuk di gunakan.

Olehnya itu harapan mereka. Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Perhubungan (Dishub)  secepatnya menyelesaikan pengerjaan ruang tunggu  yang sesuai agar para penumpang angkutan kota bisa menikmati fasilitas yang ada.

Menurut salah satu penumpang yang enggan disebutkan namanya, mengatakan hal ini dikarenakan, Dishub tidak bersungguh-sungguh mecermati masalah ini, sehingga ruang tunggu bagaikan tempat yang tidak di memiliki anggaran.

"Kami hanya bisa berharap semoga tempat ini secepatnya di selesaikan agar penumpang yang menunggu (Ruang tunggu)  bisa menikmati fasilitasi yang ada, karena hal ini sudah lama di buat,"ungkapnya.

Sementara itu Kadis Perhubungan Kota Ternate Faruk Albar saat di konfirmasi oleh wartawan Rabu(5/12), mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat dan akan melakukan pembongkaran secara keseluruhan.

"Pembongkaran mulai dari jalan dan ruang tunggu terminal, tetapi masih menunggu Dokumentasi Pelaksanaan Anggaran (DPA) supaya terminal Gamala bisa di bongkar secara keseluruhan" ungkapnya.

Untuk anggaran yang di butuhkan kata dia mencapai Rp. 3 M. "Dengan anggaran ini bisa menyelesaikan masalah yang selama ini tidak bisa tercapai. Maka dari itu, pihaknya akan memastikan di Tahun 2019 mendatang sudah ada pembongkaran dan dilanjutan dengan perbaikan secara keseluruhan" lanjutnya

"Insya Allah, di tahun 2019 mendatang sudah bisa di pastikan pembongkaran di pasar Gamalama secara keseluruhan sekaligus dengan perbaikan, karena anggaran yang di pastikan itu mencapai Rp. 3 M,"tutupnya. (Ks).
Komentar

Berita Terkini