|

Masyarakat Diminta Tidak Mempercayai Informasi di Luar BMKG


Ternate-Wilayah Provinsi Maluku Utara untuk saat ini masih berpotensi hujan, hal ini disebabkan wilayah Maluku Utara sendiri terdapat daerah konfergensi, sehingga menyebabkan pembentukan awan hujan di Maluku Utara.

"Pembentukan awan hujan di wilayah Maluku Utara sehingga sampai saat ini masih berpotensi terjadi hujan". Ujar Justia P.D Galensong Prakirawan BMKG Maluku Utara saat di temui di BMKG Stasiun Metereologi Kelas I Sultan Babullah Ternate pada (14/01).

Sementara, lanjut Justia, untuk tinggi gelombang air laut sendiri sampai saat ini mengikuti pola angin di Maluku Utara. Pola angin di Maluku Utara untuk sementara dari arah utara timur laut dengan kecepatan mencapai 5 hingga 25 knot yang berdampak terhadap tinggi gelombang  yang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah perairan Halmahera Barat dan Halmahera Timur dan 2,5 hingga 4 meter di wilayah perairan laut Halmahera, perairan Utara Halmahera dan Samudra Pasifik Utara -almahera.

"Untuk tinggi gelombang sendiri biasa di akibatkan karena adanya angin kencang sehingga tinggi gelombang sendiri tak menentu dan belum bisa di pastikan dan di prediksi kapan akan terjadi" jelasnya.

Sementara, untuk cura hujan lebat di wilaya maluku utara sendiri biasanya terjadi pada bulan mei, bulan juni dan desember.

"Kami menghimbau kepada warga agar selalu dapat mengikuti informasi dari BMKG dan selalu mewaspadai akan danpak yang terjadi baik hujan lebat, cuaca buruk maupun tinggi gelombang sendiri".

Sementara menanggapi masalah sering beredarnya informasi melalui media sosial dan sebagainya yang mengatas namakan BMKG, Justia menyeruhkan agar masyarakat lebih mampu melihat informasi terpercaya yang di informasikan langsung oleh pihak BMKG.

"Untuk BMKG Maluku Utara sekarang ada aplikasi info BMKG dimana semua bisa mengakses info dari situ, ada juga media informasi milik BMKG seperti lewat facebook juga Whatsapp, jadi diharapkan agar masyarakat selalu mempercayai informasi terpercaya dari BMKG". Pungkasnya. Imha
Komentar

Berita Terkini