|

Penderita HIV-AIDS di Kepsul Meningkat


SANANA - Jumlah penderita penyakit HIV-AIDS di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) terus bertambah. Penyebaran virus mematikan ini menyerang masyarakat dari berbagai latar belakang.

Direktur RSUD Sanana dr.Ivan Sangadji menuturkan, fenomena penderita HIV-AIDS di Kepsul seperti fenomena gunung es. Yang terdeksi hanya puluhan namun, penderita virus tersebut cukup banyak yang belum di temukan.

Dia mengungkapkan, pernah dalam sehari pihaknya menemukan dua penderita saat menjalani pemeriksaan di ruangan berbeda. "Saya bisa katakan ini cukup banyak tapi saya belum bisa sebut jumlahnya nanti setelah kita koordinasikan dengan Dinkes, "kata Ivan, Selasa (27/8).

Dia bilang, pengidap penyakit ini paling besar berada di rentang usia produktif,  maupun yang sudah berumah tangga. Spesial penyakit dalam itu juga mengaku menemukan 3 pria kemayu yang tekena penyakit tersebut.

Penyebarannya beber Ivan, selain melalui jarung suntik narkoba juga karena seks bebas. "Ada ibu rumah tangga, remaja bahkan ada pria kemayu karena hubungan lelaki suka lelaki (LSL), "ungkapnya.

Lanjut Ivan, dalam waktu dekat pihaknya, akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan sosialisasi dan mobile serta melakukan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat. Sebab, kata Ivan, sebagian keluarga penderita terkadang tidak menerima.

"Ada yang marah-marah tapi kalau hasil tes darahnya seperti itu kita harus bagaimana, "katanya.

Ivan menambahkan, para penderita HIV-AIDS biasanya harus menjalani pengobatan di ruangan khusus. Hanya saja, saat ini RSUD belum memiliki ruang tersebut, sehingga beberapa penderita terpaksa di kirim ke Ternate.

Sebab, saat ini belum ada obat untuk penyakit mematikan tersebut yang dikirim ke Sula. "Alasannya, karena belum ada dokter kita yang ikut pelatihan itu, tapi kita sudah kirim dokter untuk ikut pelatihan, dan obatnya sudah bisa di kirim ke sini, "pungkas alumni UNS Solo itu. (KS)
Komentar

Berita Terkini