|

Massa Aksi IMM Datangi Gedung DPRD Usai Pelantikan


SANANA- Usai pelantikan 25 anggota DPRD Kabupaten Kepulaun Sula (Kepsul), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Sanana melakukan aksi di depan gedung DPRD yang berlokasi di Desa Pohea Kecamatan Sanana Utara. Ketua DPRD sementara Sinaryo Thes, langsung menemui demonstran untuk mendengarkan tuntutan mereka.

Salah satu orator, Adha Buamona menyampaikan, Kabupaten Kepulauan Sula di tahun 2019 ini sudah berumur 16 tahun dan pergantian kepala daerah sudah beberapakali, namun dari waktu ke waktu selalu ada benturan kepentingan yang berdampak negatif terhadap rakyat kepsul.

Selain itu, tambah dia, Kata Dad Hia Ted Sua jangan dijadikan sebagai pribahasa formalitas untuk di ucapkan tetapi di buktikan harus berdasarkan rekam jejak.

Melalui diskusi yang panjang, Lanjut Adha, secara institusi IMM mengkritik penuh kepala Daerah maupun DPRD Kepsul agar tidak mejadikan rakyat sebagai lahan garapan ketika ada momentum politik. IMM juga mendesak kepada DPRD Kepsul untuk mengawal setiap kebijakan pemerintah Daerah Kabupaten Kepulaun Sula.

Ketua DPRD sementara, Sinaryo Thes, saat diwawacarai sejumlah awak media, Senin (30/09) menuturkan bahwa,  dirinya tetap mendengar segala aspirasi massa aksi. Akan tetapi saat ini, dia masih berstatus Ketua DPRD sementara. Jika dirinya sudah ditetapkan sebagai ketua defenitif. Maka, apa yang menjadi permintaan massa aksi akan ditindaklanjuti.

"Nanti kami akan mempelajari isi rekomendasi yang diberikan kepada kami. Setelah itu barulah kami memanggil teman-teman sekalian, " ujarnya.

Meskipun massa aksi sudah di temui oleh Ketua DPRD sementara, tetapi massa masih tetap bertahan dan menyampaikan bobotan orasinya dan meminta kepada ketua DPRD agar tuntutan mereka tidak dijadikan janji semata. Dalam amatan reportmalut.com, massa berorasi kurang lebih 30 menit kemudian membubarkan diri
(KS)
Komentar

Berita Terkini