|

Mengaku Dokter, Pria Kemayu Tipu Puluhan Warga


SANANA –Sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh juga. Petuah itu tepat dialamatkan pada Burhanudin. Lelaki yang melakukan aksi penipuan dengan mengaku sebagai dokter itu akhirnya dibekuk di Pelabuhan Sanana pada, Sabtu (21/9).

Ia ditangkap di atas kapal Al Sudais 21 saat hendak bertolak menuju Ternate. Pria kemayu itu tak berkutit saat di cegat oleh Anggota Polisi KP3, Bripka Musadat dan anggota TNI-AL Serda Amir.

Sebelumnya, dua petugas yang stay di pelabuhan itu mendapat informasi dari masyarakat bahwa Burhanudin tenga menumpagi kapal tersebut. Tak butuh waktu lama, mereka langsung menyisir kapal dan berhasil menemukan pria berkacamata itu.

Hal itu bermula dari unggahan akun Jainur Adam melalui postingannya. Ia mengaku di tipu oleh laki-laki yang menggunakan nama Adit.

Dalam unggahannya dia menceritakan, awalnya lelaki tersebut datang ke rumahnya dan mengaku sebagai alumni Poltekes Ternate tahun 2011 dan sedang bekerja di Fakultas Kedokteran Unkhair Ternate.

”Modusnya itu dia bilang ada hadiri teman kaweng jadi menginap di Sanana cuma kekurangan uang, makanya dia pinjam uang, dan saya tidak tahu lalu kasih uang ternyata saya hubungi sudah tidak bisa lagi, ”kata Jainur.

Belakangan diketahui selain Jainur, pria yang diduga berasal dari Desa Piga Raja, Bacan, Halmahera Selatan itu juga menipu  Ardiansyah Alkatiri. Kepada Ardiansyah, lelaki yang menggunakan gigi behel ini mengaku semarga dengan Ardinsyah. Belum lama ini dia datang langsung ke rumah Ardiansyah di Desa Fogi, Kecamatan Sanana dan langsung bertemu dengan orang tuanya.

”dia ke orang tua saya dan mengaku semarga juga dari Manado jadi kita tidak menaruh rasa curiga dan dia menginap baru seminggu ini dia pergi, ”aku Ardiansyah.

Berbeda dengan Ardiansyah, salah satu istri tentara yang tinggal di Ternate juga mengalami nasib serupa. Perempuan yang juga alumni Poltekes itu mengaku didatangi pelaku dan mengaku Dosen Koseling, Poltekes Ternate. Setelah berbincang-bincang dia kemudian meminjam uang kepada.

”Dia mengaku nama Adi, tapi abis itu setelah dia pergi saya tanya teman dosen di Poltekes dia bilang tidak ada dosen nama itu, saya ternyata juga kena tipu, ”ungkapnya.

Di Sanana, pelaku sempat melancarkan aksinya ke Desa Mangega, Dusun Kampung Baru. Disana dia melakukan suntik KB kepada warga lalu meminta dan meminjam sejumlah uang

Secepat kilat pontingan Jainur itu seperti membuka tabir kebohongan lelaki tersebut. Bahkan hanya warga di Sula, beberapa warga di Halsel, Halbar dan Haltim pun pernah menjadi korbannya. 

Syafika Fatma, salah satu warga Tobelo juga mengaku menjadi korban keganasan lelaki tersebut. Saat itu pelaku mengaku kehilangan ATM. ”Karena dia batamang dengan adik saya jadi saya tidak curiga ternyata dia ini penipu, ”katanya kesal.

Aksi lain yang ia lakukan ialah dengan mencari tahu identitas korban yang menjadi targetnya terlebi dahulu. Setelah mengetahui alamat rumhanya, dia langsung mendatangi rumah tersebut dan berpura-pura sebagai teman korban.

Kapolres Kepsul AKBP Tri Yulianto saat dikonfirmasi menuturkan, sejauh ini belum ada laporan dari warga terkait dugaan penipuan tersebut. ”Kalau tidak salah belum ada, tapi coba tanyakan dulu sama Kasat Reskrim, ”kata Tri tadi malam.

Sementara Kasat Reskrim Iptu Tri Yulianto saat dihubungi belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditulis. (KS).
Komentar

Berita Terkini