|

GLC Gandeng Siswa Sekolah Dasar Kunjungi Polres Kepsul


SANANA- Gravity Learning Center (GLC) kembali melakukan kegiatan. Kali ini, GLC menggandeng siswa dari SD Alkhairat Sanana dan SD IT Waihama dengan agenda wisata sambil belajar dengan mengunjungi tempat-tempat baru. 

Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (12/10) itu, dinamakan Gravity Study Tour (GST). Siswa di dua sekolah ini merupakan Sekolah Dasar pertama yang melakukan kegiatan GST dengan mengunjungi Polres Kepulauan Sula (Kepsul).

Kegiatan ini diharapkan memberikan wawasan pada siswa dengan metode belajar di luar sekolah. Kegiatan GST dimulai dengan menjemput para siswa di sekolah masing-masing menggunakan bus.

“Sebagai anak muda Sula, kami harus bisa lebih kreatif dalam melihat permasalahan pendidikan di daerah kita. Kegiatan GLC adalah salah satu bentuk kegiatan kecil dari kami untuk bersumbangsi secara langsung ke permasalahan pendidikan yang ada,” kata koordinator GLC, Irawan Duwila kepada wartawan.

Alumni Magister Universita Muslim Indonesia (UMI) Makasar ini mengatakan, kegiatan seperti ini sangat bagus karena menginspirasi dan memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar secara langsung. Mereka dapat mengenal fungsi kepolisian dengan baik dan kedepan mereka akan mengimplementasikan di kehidupan sehari-hari.

“Kami akan memperkenalkan ke mereka bahwa polisi jangan di takuti tapi polisi itu membantu dan mengayomi masyarakat dengan baik. Anak-anak sangat senang karena mereka sangat aktif bertanya dan menjawab pada saat kegiatan ini berlangsung,” kata salah satu guru SD IT Waihama, Jumana Aunaka.

Selain itu, salah satu orang tua murid, Agisti Wulandari mengatakan, gravity Study Tour sangat positif karena anak-anak diperkenalkan dengan kepolisian. Jadi orang tua tidak susah susah lagi menjelaskan dan mengenalkan ke anak-anak apa itu polisi bahkan mungkin mereka yang malah mengajari dan bertanya ke mereka tentang fungsi dan tugas kepolisian.

“Sejauh ini anaknya sangat senang mengikuti kegiatan tersebut,” katanya.

Sementara, Nadia Annisa Nurtantijo selaku pegajar muda di Kepulauan Sula berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti dengan satu atau dua sekolah dasar saja melainkan dapat diikuti oleh setiap sekolah yang ada di Kepsul.

“Semoga kegiatan di GLC dapat menginspirasi semua pihak untuk terlibat dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sula,” harapnya.

Kegiatan ini akan dilakukan terus-menerus setiap bulannya, satu sampai dua kali karena sudah masuk dalam jadwal tetap di GLC.

“Tujuan kegiatan ini hanya ingin menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah di Kepsul untuk dapat mengadopsi proses pembelajaran di luar sekolah bagi anak-anak agar mereka tidak bosan dalam menerima mata pelajaran di sekolah,” tambah Ketua Panitia Kelas Inpirasi Sula 2019, Haris Polpoke.(KS)
Komentar

Berita Terkini