|

Warga Desa Mangon di Terkam Buaya

Gambar Ilustrasi
SANANA- Muh. Alkatras Ciusnoyo, warga  Desa Mangon, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), harus di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana. Ini lantaran ia diterkam seekor buaya di Desa Paratina, Kecamatan Sanana Utara, Selasa (18/12) malam lalu.

Kronologis kejadian bermula ketika Alkatras bersama tiga orang rekannya sedang memanah ikan di perairan Paratina pukul 22:30 WIT

Saat menyelam, korban sudah merasa ganjal. Ia merasa ada sesuatu yang menyambar dan tak mengetahui apa yang menyambarnya. Ia kemudian memanggil salah satu temannya, Tamrin Buton untuk melihat kondisi di sekitar.

Awalnya Tamrin dan Alkatras belum mengetahui jika ada buaya yang mengintai mereka sehingga, mereka melanjutkan penyelaman. Ketika kembali ke perahu, Thamrin justru kaget karena tak melihat keberadaan korban dan hanya melihat gelembung-gelembung yang muncul ke permukaan

Dengan spontan, Tamrin langsung menghidupkan senter ke arah gelembung tersebut, dan melihat korban  sudah diterkam seekor Buaya.

Tamrin langsung memberikan pertolongan kepada korban dengan cara memanah buaya tersebut sebanyak dua kali di bagian badan dan kepala sehingga buaya melepas gigitannya.

Melihat buaya sudah melepaskan korban, Tamrin langsung menarik tali yang sementara terikat di pinggang korban dan di bawah ke bibir pantai.

Pada saat korban sudah berada di bibir pantai, Tamrin berteriak meminta pertolongan kepada warga setempat. Tak berselang lama warga datang dan langsung membawa korban ke RSUD Sanana guna mendapatkan penanganan medis.

“Iya, ada warga Mangon yang tadi malam digigit oleh Buaya. Alkatras (korban) itu bertetangga dengan saya di Mangon,” kata Direktur RSUD Sanana, Ivan Sangaji saat ditemui wartawan di RUSD Sanana, Rabu (18/12).

Ivan mengatakan, luka yang dialami oleh korban cukup parah dan saat ini berada di ruang bedah guna mendapatkan penanganan dari pihak rumah sakit.

“Gigitannya ada di bagian wajah,” ujarnya.(KS)
Komentar

Berita Terkini