-->
    |



Ketua Pemuda Desa Nahi Menduga Inspektorat Main Mata dengan Kades dan Bendes


SANANA,Reportmalut.com- Ketua Pemuda Desa Nahi, Kecamatan Sula Besi Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Ardi Umafagur, menduga Inspektur Inspektorat Kepsul, seakan bermain mata dengan Kepala Desa (Kades) Fahri Bilmona dan Bendahara Desa (Bendes), Rujia Naipon.

Dugaan itu lantaran hasil audit Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Dana Desa Nahi Tahun 2022 sampai sekarang belum juga keluarkan oleh Pihak Inspektorat.

"Karena sampai saat ini belum ada LHP tahun 2022 dan belum anggaran pekerjaan pembangunan drainase di tahun 2023, yang bersumber dari Angaran Dana Desa dengan pagu Rp70.000.000, sampai dengan saat ini belum dikerjakan," Ungkap Ardi, Senin (7/8/2023).

Bukan hanya itu, Ardi juga menduga bahwa selama ini kinerjanya Inspektorat Kepsul  juga tidak benar dan tidak jelas. 

"Tentu kami sangat merasa kesal dengan pihak Inspektorat, karena membiarkan sesuatu yang salah begitu saja dengan mementingkan kepentingan pribadinya, tanpa memikirkan kepentingan Rakyat," Tegas Ardi

Sementara Bendahara Desa Nahi, Rujia Naipon, menepis semua tuduhan perihal pihaknya  telah mencairkan anggaran Tahap I tahun 2023. Sebab pihaknya baru tahapan melakukan rapat kerja dengan Tim Pelaksanaan Kegiatan (TPK)untuk melanjutkan Pekerjaan.

" Semua itu tidak betul, kami belum pencairan Tajap 1. Sebab baru rapat kerja dengan TPK," Jelas Rujia Via pesan WhatsApp

 Namun Rujia juga bilang, Angaran Tahap I memang telah cair. Tetapi masih menunggu permintaan TPK untuk pembayaran dan melanjutkan pekerjaan.  Upah pekerjaan sudah dibayar dan lahan SMA Desa Nahi atas kesepakatan bersama masyarakat. 

"Maksudnya tahap 1 memang so cair dan menunggu TPK arahan untuk pembayaran material dan lanjut pekerjaan,". Pungkasnya Rujia.

Hingga berita ditayangkan pihak Inspektur Inspektorat  belum dapat di konfirmasi, untuk menjelasan dalam persoalan ini.(NOAH).

Komentar

Berita Terkini