![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula, Marini Nur Ali |
Sanana, Reportmalut.com - Calon penerima bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Tahun 2026 telah di usulkan. Usulan tersebut di usulkan oleh sekolah yang siap secara administrasi untuk menerima bantuan Revitalisasi sekolah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula, Marini Nur Ali saat di Wawancarai pada Kamis (05/02/2026) kemarin mengatakan, penerima bantuan Revitalisasi sekolah yang kami usulkan itu mulai dari SD, SMP, dan TK/PAUD itu lebih dari seratus.
"Kami di Dinas yang berperan sebagai pengawas dari program Revitalisasi ini jadi kami harus memastikan bahwa sekolah mereka benar-benar rusak, semisalnya di SD Wailoba itu kan dibuktikan dengan kami juga sudah melakukan monitoring di seluruh sekolah."Ungkap Marini.
Jadi, lanjut Marini, dokumen-dokumen mereka yang kami periksa yang belum lengkap di mereka punya inputan di dapodik itu kami perintahkan mereka untuk lengkapi, sebagaimana tugas kami sebagai pengawasan dan membina mereka bagaimana menyiapkan data yang baik untuk bisa masuk sebagai calon penerima program revitalisasi.
"Target kami dia harus lebih dari tahun kemarin, untuk paud dan SD itu kami usulkan sekitar 60-an tapi yang lolos dan masuk verifikasi sebagai calon penerima itu sebanyak 15 sekolah."Terangnya.
Ia pung berharap, dari 15 sekolah itu mudah-mudahan bisa dipertahankan karena dari Kementerian melakukan verifikasi keabsahan dokumen yang diupload oleh sekolah di dapodik.
"Sebelum mereka mengikuti Zoom dengan Kementerian tadi (Kemarin) saya sudah menanyakan kepada mereka bagaimana kesiapan dokumen yang sudah diupload apakah sudah benar-benar dokumen yang berasal dari sekolah tersebut."Jelas Marini.
Marini bilang, saya juga sampaikan kalau masih ada dokumen usulan yang masih menggunakan nama pribadi maka harus di rubah atas nama yayasan agar persyaratan administrasi mereka bisa terpenuhi sehingga 15 sekolah yang sudah masuk verifikasi bisa di tetapkan sebagai penerima bantuan revitalisasi.
"Untuk itu saya berharap kepada semua kepala sekolah bahwa masa depan generasi ada di pundak kita saat ini jadi apapun yang sekarang kita emban serta tugas dan amanah yang kita pegang harus benar-benar berpikirnya adalah yang kita lakukan sekarang merupakan investasi untuk anak-anak kita di masa depan. Jadi kalau bisa dapat Revitalisasi sekarang berarti bisa di manfaatkan oleh anak cucu kita ke depan."Imbuhnya mengakhiri. (IB).
