SANANA, Reportmalut.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama Komisi III DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir di Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kamis (12/3/2026).
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memantau kondisi terkini warga serta melakukan pendataan terhadap kerusakan infrastruktur. Berdasarkan laporan awal, sebanyak 18 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan banjir tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Sula, Ramli Tidore, menyatakan bahwa peninjauan ini merupakan bentuk fungsi pengawasan parlemen. Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan langkah penanganan darurat maupun jangka panjang bagi masyarakat terdampak.
"Kami bersama BPBD dan PUPR turun langsung untuk melihat kondisi pascabanjir. Selanjutnya, kami akan mendorong Pemda Sula mengambil langkah konkret agar risiko banjir di masa mendatang dapat diminimalisir," ujar Ramli di sela-sela peninjauan.
Ramli menegaskan, Komisi III akan terus mengawal proses rehabilitasi ini, baik melalui bantuan darurat maupun perencanaan program drainase atau tanggul penahan banjir agar pemukiman warga tetap aman saat musim penghujan tiba.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Komisi III didampingi oleh sejumlah anggota komisi, yakni Moh. Azwan Soamole dan Irham Soamole. Turut hadir dari pihak eksekutif, Kepala Dinas PUPR Sula, Rosihan Buamona, Sekretaris Dinas PUPR, M. Arsyad Umasangadji, serta perwakilan staf teknis dari BPBD. (IB)
