-->
    |




Simpatisan AHM-RIVAI Mendesak Kapolda Malut Di Copot


Ternate-  Simpatisan dan pendukung AHM-RIVAI kembali mengelar aksi demonstrasi di  Mapolda Maluku Utara (29/10). Aksi tersebut di lakukan dalam menyingkapi keterlibatan Kapolda dalam penyelengaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang di lakukan di 6 Desa dan 2 Kabupaten Kota beberapa waktu lalu.

Simpatisan AHM-RIVAi menuntut agar Kapolda Maluku Utara segera di ganti dan dicopot dari jabatanya. Sebab tindakan yang di lakukan sudah melanggar hukum. 

Kapolda yang seharusnya netral dalam pemilihan justru terlibat langsung dalam pratik politik yang juga melibatkan perangkat negara.

Mujur Somadayo selaku korlap dalam orasinya mengatakan “berbagai macam bentuk pelanggaran pada saat pemungutan suara ulang (PSU) di tiga wilayah itu sudah viral dan menjadi konsumsi publik nasional bahkan internasional jadi jangan takut menyuarakannya. Salah satu tuntutan kita yang sampai kapanpun tidak akan pernah berhenti adalah kapolda harus di copot”.



Dia juga menambahkan “mulai sore ini dan setiap harinya akan kita laksanakan pawai kemenangan AHM-RIVAI Gubernur dan Wakil Gubernur. Sebab kemenangan AHM-RIVAI bagi kami sudah terjadi pada tanggal 27/06. kemarin. 

Pemilihan yang begitu demokratis dan begitu bermartabat namun atas rekayasa dan dengan adanya alat bukti membuat MK memutuskan dan memerintahkan kepada KPU Daerah untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Sementara orator lain dalam orasinya mengatakan “ Kapolda Maluku Utara tidak becus dan tak bermoral, sebab Kapolda yang seharusnya netral justru terlibat dalam tindakan yang tidak diinginkan pada saat PSU. Jadi kami meminta agar kapolda Maluku Utara agar segerah di copot, di ganti dan segera keluar dari daerah ini”tegasnya.

Sebelum melaksanakan aksi demonstrasi di Mapolda Maluku Utara, mereka juga melakukan aksi di depan kantor Bawaslu dan kawal langsung oleh personil Kepolisian. (Ima)
Komentar

Berita Terkini