|

Kadis Pendidikan Tak Serius Urus Masalah Guru di SMP Wailoba


SANANA- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) nampaknya tidak serius mengurus pendidikan di Kepsul. Pasalnya, sejauh ini masih saja sejumlah masalah pendidikan yang belum dapat diselesaikan seperti salah satu Sekolah SMP Satu Atap (Satap) Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah yang kurang lebih satu bulan terakhir, Siswa tidak lagi menerima proses belajar mengajar.

Ketua Umum Ikatan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Wailoba (IPPM-Wailoba), Ary Wahyudi Suleman kepada reportmalut.com, Rabu (02/10) mengungkapkan, proses belajar mengajar pada sekolah tersebut sudah tidak berlangsung selama kurang lebih 1 bulan. Sebabnya, baik guru kontrak maupun guru honor serta kepala sekolah tidak lagi melaksanakan tugas.

"Jadi siswa di sekolah itu, tidak lagi masuk sekolah, karena tidak ada lagi guru yang mengajar, " ujarnya.

Menurut Ari, Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada sekolah tersebut hanya dua orang, yakni Kepsek dan salah satu petugas tata usaha, sedangkan guru kontrak yang ditugas oleh Dinas pendidikan pada sekolah tersebut tidak pernah melaksanakan tugas.

"Padahal guru kontrak baru saja lulus seleksi dan ditempatkan di sekolah itu belum lama ini". Ujarnya

Lanjut Ary, untuk masalah SMP Satap Wailoba tersebut, sudah berulang-ulang kali dikeluhkan masyarakat, bahkan keluhan itu juga telah disampaikan langsung pada Bupati. "Untuk masalah SMP Satap, kami sudah berulang-ulang kali keluhkan pada kadis, namun hal itu tidak pernah direspon," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ishak Umamit yang dikonformasi wartawan mengaku baru menerima laporan tersebut. Hanya saja, Diknas belum dapat mengambil langkah. Alasannya harus ada laporan resmi dari masyarakat. "Laporan ini akan kami tindak lanjut, dengan memanggil Kepala sekolah yang bersangkutan, untuk mengklarifikasi, " jelas Ishak.

Ishak juga tampak geram dengan laporan tersebut, kata Ishak, salah satu Desa yang menjadi prioritasnya dalam mengevaluasi pendidikan adalah Desa Wailoba. "Masalah Wailoba, saya sudah berulangkali tegaskan ulang-ulang di rapat internal, " tutupnya. (KS)
Komentar

Berita Terkini