|

Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara Gelar Pembinaan Kinerja PKB/PLKB di Halmahera Tengah: Dorong Penguatan Kampung KB dan Akurasi Data

Pembinaan Kinerja Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Kabupaten Halmahera Tengah.

Halmahera Tengah, Reportmalut.com - Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian Program Bangga Kencana dan Quick Win, sekaligus Pembinaan Kinerja Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Kabupaten Halmahera Tengah. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis, 24-25 September tersebut bertujuan memperkuat pelaksanaan program di lapangan, meningkatkan performa Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), serta memastikan akurasi data sebagai dasar intervensi pembangunan keluarga.

Pada hari pertama, kegiatan berfokus pada peningkatan kinerja Kampung KB dengan menghadirkan PKB/PLKB dari Kecamatan Weda, Weda Utara, dan Weda Selatan.

Ketua Tim Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Maluku Utara, Jubair Manggis, menjelaskan bahwa performa Kampung KB diukur melalui tiga variabel utama, yakni input, proses, dan output.

“Peningkatan performa Kampung KB harus dilakukan secara berkelanjutan. Masing-masing variabel memiliki indikator yang perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, performa yang baik akan berdampak langsung pada efektivitas kinerja PKB/PLKB, sekaligus mendukung keberhasilan program Bangga Kencana. Beberapa intervensi strategis juga didorong, di antaranya penanganan stunting melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), penguatan data masyarakat melalui Rumah Dataku, serta peningkatan kapasitas kader.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi kinerja PKB/PLKB yang dipusatkan di Kantor Dinas OPD KB Halmahera Tengah.

Sekretaris BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu, S.Sos, menekankan bahwa PKB/PLKB merupakan ujung tombak pelaksanaan program Bangga Kencana dan Quick Win. Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor dan akurasi data.

“Data Pendataan Keluarga harus dikelola dengan baik dan akurat. Di Halmahera Tengah, data tersebut sudah menjadi dasar intervensi yang sangat efektif. Aplikasi SIGA bukan sekadar alat, tetapi juga jendela untuk melihat keberhasilan program,” jelasnya.

foto bersama Kemenukbangga/BKKBN Malut dan  Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) 

Ketua Tim Kerja Perencanaan, Keuangan, dan Manajemen Kinerja, Harwaty, turut menekankan perlunya peningkatan kinerja PKB/PLKB yang dinilai masih menurun. Ia mengingatkan agar target program GENTING, GATI, dan SIDAYA mendapat perhatian lebih serius.

“Kita sudah bertransformasi menjadi kementerian, jadi kita harus tunjukkan performa yang lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, Adefitra Husain, mendorong pembentukan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di kawasan tambang agar mendapat dukungan perusahaan dalam pemasaran produk. Ia juga meminta percepatan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk 22 kelompok dari target 52 kelompok.

Kepala Dinas DP2KBP3A Halmahera Tengah, Mohd. Taher Mujuddin, menambahkan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah.

“Petugas KB adalah pegawai pemerintah pusat yang diberdayakan oleh pemerintah daerah untuk menggerakkan program di tingkat lokal. Fungsi pemberdayaan ini tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Peran Serta Masyarakat, Apriani, melaporkan capaian program GENTING di Halmahera Tengah telah mencapai 70 persen, dengan capaian edukasi GENTING sebesar 80 persen.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan komitmen PKB/PLKB semakin kuat, akurasi data meningkat, serta sinergi lintas sektor lebih solid dalam mendukung program Bangga Kencana. Tujuannya, mewujudkan keluarga berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Halmahera Tengah.



Komentar

Berita Terkini