|

Fotografer Malut Post Dipukul Saat Meliput Aksi AHM-RIVAI di Kantor KPU Malut


Ternate -Tindak kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini menimpa salah satu fotografer harian Malut Post bernama Hisbulla Muzi yang diduga dilakukan oleh massa aksi AHM-RIVAI di depan kantor KPU, Provinsi Maluku Utara, senin(12/11/2018).

Plt PWI Malut, Halik Djokrora sangat menyangkan tindakan anarkis yang di lakukan terhadap para jurnalis, apalagi yang bersangkutan sementara melakukan aktivitas di lapangan.“Tindakan yang dilakukan salah satu oknum pendukung paslon gubernur terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas, harus dikecam. Tindakan kekerasan ini merupakan gaya lama yang dapat mencedrai kebebasan pers”

Tambahnya kasus pemukulan terhadap fotografer Malut Post ini harus diusut tuntas oleh pihak Kepolisian.“Pihak Kepolisian harus segera melakukan proses hukum kasus pemukulan terhadap wartawan agar supaya menjadi contoh bagi masyarakat yang lain di daerah ini, bahwa menganiaya wartawan ada sangsi hukumnya”

Masyarakat juga di harapakan mengetahui tugas wartawan. Jika ada yang tidak berkenang dengan pemberitaan, masyarakat atau siapa saja bisa mengklarifikasi bahkan sampai pada tindakan wartawan yang bersangkutan diberikan sangsi oleh organisasi dalam hal ini dewan pers.“ Wartawan tidak kebal hukum, tetapi semua ada mekanisme yang telah diatur” Ungkapnya.

PWI berharap kasus-kasus seperti ini tidak terjadi di kemudian hari dan diharapakan kepada wartwan juga harus bersikap profesional dengan mengedepankan Kode Etika Jurnalis sebagaimana diamantakan dalam UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, pintanya. (Ks).
Komentar

Berita Terkini