|

Speed Boat Dinkes dan KB Morotai Siap Beroperasi

Pusling laut Dinkes dan KB Morotai
MOROTAI - Speed Boat yang disiapkan Dinas Kesehatan dan KB Kab. Pulau Morotai sebagai puskesmas keliling dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang ada di beberapa desa dan pulau yang jauh jangkauannya ke Rumah Sakit Umum Morotai akan segera beroperasi.

Kadinkes dan KB Morotai saat dihubungi,  mengatakan, adanya speed boat untuk pusling laut tersebut untuk pelayanan kesehatan beberapa desa dan pulau yang selama ini masih susah akses untuk ke Rumah Sakit.

"Sasaran serta tujuan utamanya speed boat ini, untuk pelayanan kesehatan di pulau dan beberapa desa terpencil yang selama ini memang masih sangat susah terjangkau" tutur dr.Victor Palimbong Jum'at (15/02/19)

Pulau yang dijadikan sasaran pusling laut ini seperti Pulau Rao, Pulau Happo dan Bere-Bere kecil serta desa yang masih jauh jangkauan ke rumah sakit seperti Lebano,  Sopi, Cio Dalam, Cio .aloleo, Cio Gerong dan lainnya.

"Membangunkan komitmen pelayanan kesehatan semata demi peningkatan pelayanan kesehatan menjadi terbaik dan mumpuni" ungkapnya

"Kami akan tetap komitmen memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik. Untuk itu, usaha membangun komitmen semata agar seluruh masyarakat merasakan pelayanan kesehatan yang nyata oleh pemerintah Morotai" Lanjutnya

Pusling laut Dinkes dan KB Morotai, tahapan uji coba kelayakan operasi
Terpisah, Syahrir Adam sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes dan KB Morotai mengonfirmasi bahwa sumber anggaran pusling itu dari Dak Afirmasi TA 2018

"Benar adanya pusling laut tersebut telah diadakan Dinkes dan KB Morotai beberapa waktu lalu dari sumber Anggarannya dari DAK Afirmasi 2018" kata Syahrir

Pusling laut tersebut sampai saat ini belum dioperasikan untuk pelayanan. Karena saat ini masih dalam proses uji coba hingga dapat diketahui kelayakan operasi, selanjutnya akan di operasikan secara resmi.

"Karena masih proses uji coba kelayakan operasi, maka saat ini speed boat untuk pusling laut sementata belum beroperasi, kita tunggu sampai semua proses sudah kelar baru akan di operasikan dengan resmi" tutup syahrir. (Bs)
Komentar

Berita Terkini