![]() |
| terlihat siswa yang Masi berkeliaran diluar sekolah |
Sanana, Reportmalut.com - Ketidakdisiplinan Kepala Sekolah dan guru di SD Negeri Manaf, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kepulauan Sula, menuai keluhan dari warga. Akibatnya, para siswa yang seharusnya mengikuti proses belajar-mengajar justru terlihat berkeliaran di luar lingkungan sekolah pada jam pelajaran.
Kondisi tersebut mendorong warga mendesak Dinas Pendidikan Kepulauan Sula untuk segera mengevaluasi Kepala Sekolah (Kepsek) beserta para guru SD Negeri Manaf yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kepsek dan para guru dinilai tidak menunjukkan kedisiplinan serta tanggung jawab sebagai tenaga pendidik dalam mencerdaskan generasi bangsa. Padahal, sebagian besar guru di sekolah tersebut telah berstatus PNS dan PPPK yang seharusnya menjunjung tinggi dedikasi, integritas, profesionalisme, serta disiplin waktu.
Berdasarkan informasi yang diterima ReportMalut.com, Rabu (28/1/2025), hingga pukul 08.00 WIT, para siswa belum juga masuk ke ruang kelas karena tidak ada guru yang hadir. Bahkan, siswa terlihat ramai-ramai keluar dari halaman sekolah dan berkeliaran di jalan raya, yang tentunya membahayakan keselamatan mereka.
“Kalau dilihat, guru-guru di SD Negeri Manaf hampir rata-rata sudah PNS dan PPPK, tapi setiap hari datang terlambat terus. Katong yang rugi karena ana-ana seng dapat pelajaran. Kalau ana-ana main di jalan lalu terjadi kecelakaan, siapa yang tanggung jawab?” kesal salah satu warga Desa Manaf yang enggan disebutkan namanya.
Atas nama warga Desa Manaf, ia meminta Dinas Pendidikan Kepulauan Sula segera memanggil dan mengevaluasi Kepala Sekolah guna meningkatkan kualitas pendidikan di SD Negeri Manaf.
Keresahan juga dirasakan para orang tua siswa. Mereka bahkan memanggil anak-anaknya untuk pulang karena tidak ada aktivitas belajar di sekolah. “Kalau seng ada guru, pulang. Hampir setiap hari ana-ana begini terus. Sampai jam 8 saja, balong ada guru yang datang,” ujar salah satu orang tua dengan nada geram.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Manaf, Maryana Selpia, belum berhasil dikonfirmasi. Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Sula, Marini Nur Ali, melalui Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK), M. Rizal, juga belum memberikan tanggapan hingga berita ini dipublikasikan.
