-->
    |



Pemuda Bobo, Relawan Yamasta dan Pemerintah Kelurahan Gelar Rapat Pencegahan Covid-19.

Rapat Bersama Pemuda, Relawan dan Pemerintah Kelurahan Bobo
Tidore- Demi mencegah penyebaran Virus Corona di Kelurahan Bobo Kecamatan Tidore Utara, Ikatan Pemuda Bobo (IPB), Relawan Yamasta (Yayasan Muhammad Asyik Thalib) dan Pemerintah Kelurahan Bobo menggelar rapat bersama di Kantor Kelurahan, Sabtu, (02/04) tadi malam.

Sekertaris Umum Ikatan Pemuda Bobo ( IPB), Imran Husen, saat dikonfirmasi via Whatsaap, Minggu (03/04), mengungkapkan beberapa langkah penting penanganan Covid-19 yang dihasilkan dalam rapat tersebut.

Pertama, relawan bersama pemuda dan pemerintah kelurahan (satgas kelurahan) akan melakukan pemahaman (edukasi) kepada masyarakat Kelurahan Bobo sekaligus mengikuti anjuran Tim medis. Kedua, melakukan penyemprotan anti septik di tempat umum dan rumah warga.

Ketiga, sosialisasi dalam bentuk baliho yang dipajang di tiap-tiap lingkungan Kelurahan Bobo maupun stiker untuk disebarkan ke masyarakat umum. Keempat, pembagian masker kepada masyarakat dimana pengadaan masker akan ditangani satgas kelurahan

Keenam, menjadikan Kelurahan Bobo sebagai kelurahan wajib masker (setelah masker sudah dibagikan) dan membatasi aktivitas masyarakat terutama anak-anak yang berkeliaran sampai di atas jam 10 malam serta menghimbau kepada pemuda dan pemudi agar mengurangi tanggapan atau tidak termakan opini publik yang tidak berdasar jelas baik di media sosial maupun di lingkungan sekitar

"Hal teknis lain yang belum dibahas akan di bicarakan saat program berjalan, dan program ini akan di jalankan dalam waktu 1 minggu ini jika alat dan bahan sudah siap," ungkap Imran.

Sementara, lanjut Imran, masalah salah paham yang dianggap diskriminiasi terkait pemahaman orang Bobo sebagai penyebar virus akan di tindaklanjuti ke Organda Kota Tidore dan Humas Pemkot Tidore untuk memberikan himbauan dan pemahaman kepada masyarakat umum.

Sedangkan peran pemuda sendiri, sambung Imran, akan melakukan gerakan pebagian stiker ke kendaraan umum dengan tujuan memberikan edukasi agar tidak terjadi kesalahpahaman antar sesama masyarkat.

Imran juga mengungkapkan, setelah pembagian masker, Kelurahan Bobo akan menjadi kelurahan wajib masker. Hal ini berlaku bagi semua masyarakat baik masyarakat Bobo maupun masyarakat dari luar yang masuk ke Bobo.

" Jadi untuk masyarakat kelurahan lain yang ingin masuk dan beraktivitas seperti belanja atau masyarakat yang melewati kelurahan Bobo baik kendaraan umum hingga pribadi diwajibkan memakai masker. Jika kedapatan tidak menggunakan masker akan di tegur,". Ujar Imran

Oleh ,Kata Imran, sambil menunggu pemerintah kelurahan membagikan masker, langkah utama pemuda saat ini ialah menjalankan point-point penting lainnya yang sudah di sepakati.

" Info dari pak lurah sendiri, ada seribu masker yang di pesan tetapi belum datang. Sehingga, kami akan menjalankan point-point lainnya terlebih dahulu," tutup Imran (Bbs).

Komentar

Berita Terkini