-->
    |



PKL Pasar Makdahi Sanana Keluhkan Pendapatan Rendah


Reportmalut.com- Sejumlah Pedang Kaki Lima (PKl) yang berjualan di Pasar Makdahi Sanana Kabupaten Kepulauan Sula, mengeluhkan perihal penghasilan mereka sehari yang hanya mencapai Rp 50.000.

Selain itu, kondisi sebagian jualan ada yang busuk lantaran tak kunjung dibeli.

" Ini semua terjadi karena sebagian PKL tidak mau berjualan di tempat yang sudah disediakan Pemerintah. Malah berjualan di luar gedung pasar sehingga barang jualan PKL yang berjualan di dalam pasar tidak laris,". Ungkap salah satu PKL, Hayan Yoisangdji. Senin, (02/01/2023)

Hayan menuturkan bahwa banyak barang jualan terpaksa dibuang lantaran tidak laris dan busuk. PKL yang berjuakan di dalam pasar pun cenderung memiliki pendapatan yang rendah dengan pengeluaran yang besar.

" Aaya berjualan di pasar sudah sangat lama dan setiap hari sekitar pukul 11.00 Wit sudah ada penagihan retribusi Rp. 2.000," ujarnya.

Meskipun pendapat rendah, retribusi tetap ditagih walaupun hari minggu alias hari libur. PKL tetap membayar karena target pajak atau Leo yang dibayar perbulan mencapai Rp. 60.000

" Untuk itu, saya meminta kepada pihak pengelola pasar segera melakukan penertiban kembali  PKL yang berjualan di luar gedung karena penertiban yang sudah dilakukan beberapa bulan lalu itu tidak efektif bagi mereka berjualan di luar gedung," pintanya. (NOAH)

Komentar

Berita Terkini