-->
    |



Tim HT-UMAR Diduga Sebar Informasi Hoaks di Medsos

Gambar Ilustrasi

SANANA, - Tim Hendrata Thes-Umar Umabaihi (HT-UMAR) diduga telah menyebar informasi hoaks di media sosial (medsos) terkait simpatisan Paslon Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH) yang tidur di teras beralaskan karton Aqua. 

Sejumlah awak media yang menemui resepsionis di penginapan Kristy, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana untuk mengkonfirmasi informasi yang beredar mengungkapan bahwa hal itu tidak benar.

" kalau tidur di teras itu tidak ada. Semua mereka tidur di kamar, memang satu kamar ada 4-5 orang. Entah, jangan sampai ada yang tidur di lantai tapi kalau untuk tidur di teras itu tidak ada." Ungkap Kasa Tidore, resepsionis penginapan Kristy kepada awak media, Jumat (25/09) sore tadi.

Kasa bilang, sebelumnya banyak orang yang menginap di penginapan Kristy tapi tidak ada yang tidur di teras. " Dorang (mereka) banyak jadi pasti satu kamar itu ada 4-5 orang. Tidak benar kalau sampe tidur di teras," tegasnya.

Sementara, dari hasil percakapan melalui aplikasi Watsapp grup yang tersebar, Ajis Banapon menyebut, simpatisan dari FAM-SAH tidur di teras penginapan beralaskan karton aqua dengan anak kecil.

" Tadi malam dong (mereka) tidur di teras beralaskan karton akua dengan anak kecil," begitulah hasil catting Ajis.

Selain Ajis, ada juga tim Hendrata Thes- Umar Umabihi ( HT-Umar) Ridwan Tidore, yang biasa di sapa Eros mengatakan, ada satu laki-laki sempat emosi lantaran tidak ada apa-apa bahkan sampai bingung. 

" Antua yang laki-laki tadi itu sampe emosi karena so seng (tidak) ada apa-apa. Jadi bingung bula bale kasiang. Bukan terlambat kapal tapi seng dapa Kase tiket atau uang tiket," balasan komentarnya. 

Ridwan, saat di hubungi  Reportmalut.com melalui via telepon, menuturkan mereka menemui simpatisan FAM-SAH di penginapan Kristy kemarin sore. Kata Ridwan, mereka tidak menanyakan apa-apa namun, salah satu ibu langsung menyampaikan kepada dirinya bahwa mereka tidur di teras penginapan bersama anaknya hingga jam 4 pagi. 

Meski begitu, ibu itu tidak mau kebablasan alias ketiduran sampai pagi dan di lihat banyak orang maka mereka bangun sambil menunggu pagi.

" Tong (kami) seng (tidak) pernah tanya tapi maitua (mama Ita red) yang bilang langsung bahwa dia dengan anaknya tidur di teras sampai jam 4 subuh. Karena dong (mereka) takut jangan sampai pagi dan di lihat orang, nanti dong malu jadi dong batawana (bergadang) tunggu pagi," ucap Ridwan.

Selain itu, mama Ita sapaan akrabnya itu menyampaikan bahwa mereka tidak di telantarkan dan juga tidak lapar. Bahkan puluhan teman-teman tim sudah kembali ke Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara. Sementara, mereka yang meminta agar tetap di Sanana karena masih ada urusan pribadi."

" Jadi kalau berita atau isu yang menyatakan bahwa mereka terlantar dan tidak di kasih pulang dan tidak mendapat makanan itu berita bohong alias Hoaks masa keluarga Mus tidak beri kami makanan itu aneh bin ajaib," Cetusnya.

Sekedar diketahui Ajis Banapon saat dihubungi nomornya tidak aktif hingga berita ini di publis. (KS).

Komentar

Berita Terkini