-->
    |



Atasi Kerawanan Pemilu, Bawaslu Kepsul Gelar Diskusi Bersama Wartawan.


SANANA,Reportmalut.com- Demi mengatasi Kerawanan Pemilu 2024, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sula menggelar diskusi bersama wartawan (Berkawan) dengan Tema : Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan, di JS Cafe Desa Fatcey Kecamatan  Sanana, Senin,(30/10/203)

Plh Ketua Bawaslu Kepulauan Sula, Zulfitrah Hasim dalam sambutannya menjelaskan bahwa, dalam rilis Bawaslu RI tentang Indeks Kerawanan Pemilu, Maluku Utara menduduki urutan ketiga kategori rawan tinggi setelah Sulawesi Utara dan DKI Jakarta.  

Sementara, Lanjut Zulfitrah, indeks kerawanan pemilu pada konteks money politic termasuk urutan satu dengan skor 100. Kemudian indeks kerawanan pemilu dengan isu atau dengan dimensi netralitas ASN juga termasuk dalam kategori urutan satu rawan tinggi.

“Jadi kalau mau dilihat kita di Kabupaten Kepulauan Sula berada pada urutan sebelas dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Kemudian Bawaslu RI juga merilis indeks kerawanan pemilu dengan dimensi isu politisasi sarah, dan kita di Maluku Utara juga masuk di urutan kedua. Ini artinya, menurutnya indeks kerawanan pemilu menjadi salah satu catatan bagi seluruh stekholder, baik Bawaslu, KPU dan insan pers." Ungkapnya

Zulfitrah menekankan adanya tanggung jawab bersama dalam melakukan pengawasan dan menyukseskan pelaksanaan pemilu 2024 terutama media. Kolaborasi dan sinergitas media dan Bwaslu harus terus dibangun guna menyukseskan pemilu 2024. Sebab, media merupakan salah satu instrumen untuk memberikan informasi yang tujuannya adalah mengedukasi publik kolaborasi.

“Saya berharap kepada teman-teman pers untuk sama-sama dengan Bawaslu untuk mengawasi pemilu dan menjadi mitra strategis Bawaslu agar pemilu kita ini berjalan secara damai, adil, demokratis dan bermartabat," harapnya. (Noah)

Komentar

Berita Terkini