-->
    |



Oknum Petugas PDAM Sula Diduga Ambil Uang Iuran Air, Pelanggan Resah


SANANA, 25 November 2023 - Muncul dugaan kuat terkait adanya pungutan liar oleh oknum petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.

 Informasi yang diterima oleh awak media mengindikasikan bahwa petugas tersebut tidak menyetor uang iuran air yang telah diterima langsung ke kantor PDAM atau loket pembayaran.

Seorang warga di Kota Sanana, dengan inisial (F), yang menjadi korban mengungkapkan bahwa meskipun telah membayar iuran air kepada petugas PDAM yang ditagih setiap bulan, namun ternyata dirinya memiliki tunggakan hingga 10 bulan. F menyampaikan kejadian ini kepada media pada Sabtu (25/11).

Direksi PDAM Kepulauan Sula, Munir Banapon, mengonfirmasi kelalaian petugasnya dalam menangani penagihan. Munir menyatakan penyesalannya terhadap tindakan petugas yang tidak melakukan pelunasan ke loket setelah melakukan penagihan di lapangan.

"Ada petugas yang menagih, setelah itu mereka tidak melakukan pelunasan ke loket. Seharusnya, setelah penagihan di lapangan, petugas segera melakukan pelunasan di loket untuk memastikan pembayaran tercatat dalam sistem," ungkap Munir.

Munir menekankan bahwa meskipun terdapat kelalaian, PDAM akan tetap bertanggung jawab. Ia memastikan bahwa setiap pembayaran yang telah diterima petugas dan dicatat dalam kuitansi tidak akan hilang.

Munir juga memberikan klarifikasi bahwa ada empat orang petugas yang terlibat dalam dugaan pungutan liar tersebut. Terkait tindakan disiplin, Munir menegaskan bahwa PDAM memiliki mekanisme internal yang akan memberikan sanksi, mulai dari peringatan hingga pemecatan.

Bagi pelanggan PDAM Kepulauan Sula, Munir memberikan himbauan agar tidak melayani petugas yang tidak memiliki identitas atau surat tugas penagihan yang jelas. Pelanggan diminta untuk meminta tanda terima bukti kuitansi sebagai bukti pembayaran yang sah.

Dengan adanya klarifikasi dan himbauan ini, diharapkan PDAM Kepulauan Sula dapat segera mengatasi permasalahan ini dan memastikan transparansi serta kepercayaan pelanggan tetap terjaga. (NOAH).

Komentar

Berita Terkini